Tingkatkan Keharmonisan, DPD GMNI Jateng Gelar Jambore Berkonsep Camping

IMG-20230723-WA0001
Bagikan:

SEMARANG (Harianterkini.id) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jawa Tengah (Jateng), menggelar Jambore di Kompi Air Kodam IV Diponegoro Kabupaten Jepara, Minggu (23/7/2023).

Dalam kegiatan ini, DPD GMNI Jateng menyediakan wadah kader untuk berkumpul, bertukar pengalaman, dan meningkatkan keharmonisan antar kade cabang se-Jateng.

Selain itu, Jambore DPD GMNI Jateng juga menjadi sarana bagi kader untuk berdiskusi, bertukar ide, dan berbagi pengalaman guna menyatukan persepsi diperlukan suatu forum.

Baca Juga:  Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang Finalisasi Kurikulum OBE

“Berkumpulnya kawan-kawan di Jepara, tidak lain untuk menyatukan antar kader. Supaya persepsi dan gerakan ke depan semakin kuat. Chemistry inilah yang akan dibangun,” Sekretaris DPD GMNI Jateng, M. Yoga Bachtiar kepada wartawan, Minggu pagi.

Pihaknya pun membalut Jambore dikemas dengan menyenangkan yakni dengan konsep camping di Kompi Air Kodam IV Diponegoro, Jepara.

Di sepanjang pesisir pantai, jadi forum komunikasi antar kader agar saling terhubung secara persepsi maupun emosional.

Baca Juga:  UNDIP Miliki Conference Hall Keren dan Data Center Canggih

“Sebagaimana tema kali ini, yang mengangkat ‘Menjaga Soliditas dan Solidaritas GMNI Jateng’. Pengurus Daerah hendak merajut chemistry antar kader. Supaya nantinya, arah gerak semakin lebih baik,” ucap dia.

Sementara itu, Ketua Persatuan Alumni (PA) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Jepara, Andi Rohmat mengatakan, tetap ber-GMNI meski telah usai secara kepengurusan. Sebab, salah satu yang bisa diakses ke depannya adalah jaringan.

“Jaringan itu sangat penting. Karena usai berorganisasi, yang dapat support hajat atau tujuan lokal nasional ialah kawan seperjuangan. Oleh karena itu, Jambore dilaksanakan oleh GMNI Jateng, persatuan,” terang Andi.

Baca Juga:  FTP USM Lepas 37 Calon Wisudawan, Dekan Tekankan Pentingnya Inovasi dan Ketahanan Pangan

Lebih lanjut, Andi Andong (sapaan akrabnya) menekankan, supaya kader GMNI berpegang teguh kepada ajaran Bung Karno. Berpihak pada orang termarjinalkan (pinggiran) serta masyarakat kecil.

“Berangkat dari marhaenisme (ajaran Bung Karno), berikan suatu landasan pergerakan dimana kader GMNI harus membela orang kecil. Mereka harus diperjuangkan, esok, kini dan nanti,” pungkasnya.