Selesaikan Polemik Ponpes Al Zaytun, Pemerintah Siapkan Tiga Langkah

IMG_20230625_215102
Bagikan:

JAKARTA (Harianterkini.id) – Menko Polhukam Prof. Dr. H. Mohammad Mahfud Mahmodin, S.H., S.U., M.I.P., mengungkapkan bahwa pemerintah menyiapkan 3 langkah dalam menyelesaikan polemik Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun di Indramayu, Jawa Barat.

Menko Polhukam memastikan langkah yang dilakukan tidak boleh menghentikan proses belajar yang dilakukan para santri di ponpes itu.

Baca Juga:  Liburan Sekolah Semester Ganjil 2024, Lebih 500 Ribu Penumpang Berangkat dari Wilayah Daop 1 Jakarta

“Ada tiga langkah. Pertama semua laporan baik yang masuk langsung ke Kemenko Polhukam maupun yang disimpulkan oleh timnya Kang Emil di Jawa Barat. Ada dugaan kuat telah terjadinya masalah,” tutur ungkap Mahfud pada Sabtu (24/6/23).

Baca Juga:  Seminar Nasional Jadi Langkah Akhir Pengusulan KH Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional

Menko Polhukam kembali menjelaskan terdapat unsur pidana dalam polemik Ponpes Al-Zaytun. Bahkan, dirinya menyebut pasal pidana itu akan ditangani oleh pihak Polri.

“Polri bakal menangani tindak pidananya. Pasal-pasal apa yang nanti akan menjadi dasar untuk melanjutkan proses pidana nanti akan diumumkan pada waktunya,” tambahnya.

Baca Juga:  Hanyut Hingga Laut Demak, Pemancing Warga Tembalang Semarang Akhirnya Berhasil Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal Dunia Oleh Tim SAR Gabungan

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia itu juga menjelaskan bahwa akan diberikannya sanksi administrasi kepada Yayasan Pendidikan Islam (YPI) yang diketahui sebagai pengelola ponpes itu.