Kemendag: Lalat Buah Jadi Ancaman Gagal Ekspor

agtsrd
Bagikan:

JAKARTA (Harianterkini.id) – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut bahwa lalat buah menjadi ancaman gagal ekspor untuk beberapa komoditas, termasuk mangga.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) Kemendag, Didi Sumedi, mengatakan, sulitnya ekspor buah asal Indonesia terkait dengan ketatnya persyaratan kualitas. Salah satunya bebas lalat buah.

Baca Juga:  E-Gamelanku 2.0 Resmi Rilis, Udinus Angkat Gamelan ke Era Digital Lewat Google Play Store

“Memang itu tidak hanya buat ekspor tapi, buat ancaman kita sendiri di dalam negeri. Jadi ini memang tantangan buat kita sebenarnya, bukan disalahkan karena aturan di luar negerinya susah,” ujar Dirjen Didi, Kamis (5/10).

Dirjen Didi mengatakan, pembahasan mengenai ancaman lalat buah sering kerap dibahas dalam rapat antara kementerian dan lembaga.

Baca Juga:  Libur Panjang Paskah, KAI Daop 4 Semarang Angkut 88 Ribu Penumpang

Ia melihat, untuk menangani masalah lalat buah tidak hanya dibebankan kepada pemerintah saja. “Mungkin harus dilakukan juga oleh petaninya, mau enggak melakukan treatment yang disarankan oleh pemerintah. Saya yakin mereka sudah punya treatment agar lalat buah itu bisa free,” jelas Dirjen Didi.

Baca Juga:  Dari Pabrik ke Baitullah, 156 Karyawan HS Surya Group Raih Hadiah Umrah Gratis

Di sisi lain, Dirjen Didi menyebut jika tak sedikit pengusaha buah yang berhasil mengirimkan produknya ke luar negeri.

“Kita sudah beberapa yang sudah bisa ekspor. Artinya mereka sudah bisa melakukan treatment untuk bisa men-treat lalat buah. Ada beberapa pengusaha ekspor kita sudah melakukan ini,” tutup Dirjen Didi.