Kemendag: Lalat Buah Jadi Ancaman Gagal Ekspor

agtsrd
Bagikan:

JAKARTA (Harianterkini.id) – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut bahwa lalat buah menjadi ancaman gagal ekspor untuk beberapa komoditas, termasuk mangga.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) Kemendag, Didi Sumedi, mengatakan, sulitnya ekspor buah asal Indonesia terkait dengan ketatnya persyaratan kualitas. Salah satunya bebas lalat buah.

Baca Juga:  Honda Ramaikan GIIAS Semarang 2023 dengan All New Honda HR-V 1.5 SE dan Honda WR-V

“Memang itu tidak hanya buat ekspor tapi, buat ancaman kita sendiri di dalam negeri. Jadi ini memang tantangan buat kita sebenarnya, bukan disalahkan karena aturan di luar negerinya susah,” ujar Dirjen Didi, Kamis (5/10).

Dirjen Didi mengatakan, pembahasan mengenai ancaman lalat buah sering kerap dibahas dalam rapat antara kementerian dan lembaga.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Kerja Sama ASEAN dan Australia

Ia melihat, untuk menangani masalah lalat buah tidak hanya dibebankan kepada pemerintah saja. “Mungkin harus dilakukan juga oleh petaninya, mau enggak melakukan treatment yang disarankan oleh pemerintah. Saya yakin mereka sudah punya treatment agar lalat buah itu bisa free,” jelas Dirjen Didi.

Baca Juga:  KAI Daop 1 Jakarta Berikan Diskon 10 Persen pada Momen libur Pilkada 2024, Tiket Dapat Dipesan 15-25 November 2024

Di sisi lain, Dirjen Didi menyebut jika tak sedikit pengusaha buah yang berhasil mengirimkan produknya ke luar negeri.

“Kita sudah beberapa yang sudah bisa ekspor. Artinya mereka sudah bisa melakukan treatment untuk bisa men-treat lalat buah. Ada beberapa pengusaha ekspor kita sudah melakukan ini,” tutup Dirjen Didi.