Kemendag: Lalat Buah Jadi Ancaman Gagal Ekspor

agtsrd
Bagikan:

JAKARTA (Harianterkini.id) – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut bahwa lalat buah menjadi ancaman gagal ekspor untuk beberapa komoditas, termasuk mangga.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) Kemendag, Didi Sumedi, mengatakan, sulitnya ekspor buah asal Indonesia terkait dengan ketatnya persyaratan kualitas. Salah satunya bebas lalat buah.

Baca Juga:  PGN Hadir di F8 Makassar 2025: Kolaborasi Energi Bersih dan Kreativitas untuk Masa Depan Berkelanjutan

“Memang itu tidak hanya buat ekspor tapi, buat ancaman kita sendiri di dalam negeri. Jadi ini memang tantangan buat kita sebenarnya, bukan disalahkan karena aturan di luar negerinya susah,” ujar Dirjen Didi, Kamis (5/10).

Dirjen Didi mengatakan, pembahasan mengenai ancaman lalat buah sering kerap dibahas dalam rapat antara kementerian dan lembaga.

Baca Juga:  166 WNI Hadapi Ancaman Hukuman Mati di Luar Negeri

Ia melihat, untuk menangani masalah lalat buah tidak hanya dibebankan kepada pemerintah saja. “Mungkin harus dilakukan juga oleh petaninya, mau enggak melakukan treatment yang disarankan oleh pemerintah. Saya yakin mereka sudah punya treatment agar lalat buah itu bisa free,” jelas Dirjen Didi.

Baca Juga:  Mensos Risma : Rp 523 Miliar Bantuan Sosial Salah Sasaran

Di sisi lain, Dirjen Didi menyebut jika tak sedikit pengusaha buah yang berhasil mengirimkan produknya ke luar negeri.

“Kita sudah beberapa yang sudah bisa ekspor. Artinya mereka sudah bisa melakukan treatment untuk bisa men-treat lalat buah. Ada beberapa pengusaha ekspor kita sudah melakukan ini,” tutup Dirjen Didi.