Sekda Jateng Minta TPAKD Perluas Akses Keuangan Masyarakat

IMG-20240513-WA0059-2048x1365
Bagikan:

SEMARANG (Harianterkini.id) – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, meminta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) untuk memperluas akses keuangan bagi masyarakat, terutama di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

“Ketiga sektor ini sangat penting, karena dalam rencana pembangunan jangka panjang 2025-2045, Provinsi Jateng ditunjuk sebagai penopang pangan nasional,” ujar Sumarno setelah Rapat Koordinasi TPAKD di Kantor Setda Jateng pada Senin (13/5/2024).

Baca Juga:  Bersama Kelompok Tani Maju Mapan, Wali Kota Semarang Manfaatkan Lahan Kosong Tanam Singkong dan Ubi Untuk Ciptakan Ketahanan Pangan

Sumarno berharap TPAKD dapat menyediakan akses perbankan yang mudah dan cepat untuk para petani, nelayan, dan peternak. Menurutnya, sektor pertanian dan peternakan menghadapi berbagai tantangan, termasuk rantai distribusi hasil panen yang terlalu panjang, sehingga mereka sering kali tidak dapat menikmati hasil panen secara maksimal.

Sumarno juga menyebutkan bahwa kurangnya akses perbankan menyebabkan banyak petani, nelayan, dan peternak terjebak dalam pinjaman online ilegal dan rentenir. Oleh karena itu, dukungan dari TPAKD dan pihak terkait lainnya sangat dibutuhkan.

Baca Juga:  Wali Kota Semarang Libatkan Anak-Anak Bangun Kota Ramah Anak Pada Peringatan "Hari Anak Nasional"

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jateng, Sumarjono, menyatakan kesiapannya untuk mendukung pemerintah provinsi dalam memperkuat ekonomi di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan. Dia mengatakan, pemerintah terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian melalui penyediaan sarana dan prasarana serta memudahkan akses perbankan bagi petani. “Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga terkait melalui TPAKD, kami berharap dapat meningkatkan ekonomi dan mengendalikan inflasi,” katanya.

Baca Juga:  Produk Riset Terbaik UNDIP Pukau Pengunjung Mini Show Kedaireka

Pada kesempatan tersebut, Sekda Jateng bersama Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK Aman Santosa, serta Kepala OJK Jateng Sumarjono meluncurkan program sektor pertanian dan insan perintis.