Kawasan Industri Wijayakusuma Perkenalkan Aplikasi Tenant Apps untuk Meningkatkan Kualitas Layanan

IMG-20250212-WA0063
Bagikan:

SEMARANG (Harianterkini.id) – PT Kawasan Industri Wijayakusuma (PT KIW) secara resmi meluncurkan aplikasi Tenant Apps, sebuah langkah terbaru dalam upaya mereka untuk meningkatkan kualitas layanan kepada para tenant.

Dikembangkan oleh Direktur Operasional PT KIW, Sugeng Riyanto, aplikasi Tenant Apps dirancang dengan tujuan utama untuk memberikan pengalaman yang lebih baik dan efisien bagi seluruh penghuni kawasan industri.

Baca Juga:  Polri Matangkan Rencana STNK Elektronik

Tenant Apps menawarkan beragam fitur yang dirancang untuk mempermudah operasional sehari-hari, termasuk Monitoring Billing, Katalog Produk, Pusat Layanan Bantuan, dan Berita & Pengumuman.

Fitur-fitur ini tidak hanya memungkinkan para tenant untuk mengakses informasi dengan lebih mudah, tetapi juga meningkatkan keterlibatan mereka dalam berbagai aspek kegiatan di kawasan industri.

“Dengan peluncuran Tenant Apps, PT KIW menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pengelolaan kawasan industri. Tujuan utama kami adalah meningkatkan efisiensi dan kenyamanan bagi seluruh tenant,” jelas Sugeng Riyanto dalam konferensi pers hari Rabu (12/02).

Baca Juga:  Basarnas Kota Semarang Berangkatkan 40 Personil ke Aceh dan Sumatera untuk Membantu Korban Terdampak Bencana Alam

Tenant Management System, yang merupakan bagian integral dari aplikasi ini, tidak hanya merupakan langkah maju dalam digitalisasi, tetapi juga sebagai strategi penting dalam meningkatkan hubungan dengan para penghuni kawasan industri.

Baca Juga:  IPEMI Jateng Dorong UMKM Naik Kelas, Bidik Pasar Eropa melalui Belgia

Aplikasi ini hadir dalam bentuk mobile apps, memungkinkan akses yang lebih fleksibel dan mudah bagi setiap tenant untuk memanfaatkan semua layanan yang tersedia.

Dengan adanya Tenant Apps, diharapkan PT KIW dapat terus memberikan dukungan yang lebih baik kepada tenant mereka, sambil tetap memperkuat posisinya sebagai salah satu pengelola kawasan industri terdepan di Indonesia.