Tragis! Mahasiswa Tembak Ibu Kandung hingga Tewas di OKU Timur

ges
Bagikan:

OKU TIMUR (Harianterkini.id) — Seorang pria berusia 23 tahun, Gusmadi Wiranata, ditangkap pihak kepolisian setelah menembak ibu kandungnya sendiri hingga tewas di rumah mereka, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, Kamis (24/4/2025) siang.

Peristiwa memilukan yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB itu diduga dipicu pertengkaran antara pelaku yang berstatus mahasiswa dan korban, Hely Febriyanti (50), yang diketahui menjabat sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Bangun Rejo.

Baca Juga:  CEO Climate Talks: PLN Siap Dukung Pemerintah Capai 75% Energi Terbarukan hingga Tahun 2040

Kapolsek Belitang II, AKP Johan Syafri, membenarkan penangkapan terhadap pelaku. “Tersangka beserta barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan jenis pistol telah diamankan dan kini sudah ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Dari tempat kejadian perkara (TKP), polisi menyita beberapa barang bukti, di antaranya satu unit mesin DVR CCTV dan sehelai baju milik korban. Polisi juga telah mendatangi rumah sakit untuk mengonfirmasi kondisi korban.

Baca Juga:  Rakernas Kejaksaan RI 2024, Jaksa Agung Singgung Tantangan Hukum di Masa Depan

Menurut keterangan awal, sebelum penembakan terjadi, pelaku dan korban terlibat adu mulut yang memanas. Dalam kondisi emosi, pelaku kemudian mengambil senjata api dan menembak paha kanan korban. Akibat luka tembak tersebut, korban mengalami pendarahan hebat dan terjatuh.

Baca Juga:  Komitmen Jaga Integritas, Bank Mandiri Gencarkan Kampanye Pemrosesan Data Pribadi

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Purwodadi sebelum dirujuk ke RS Charitas karena kondisinya yang semakin memburuk. Namun, nyawa Hely Febriyanti tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik aksi brutal tersebut. “Kami masih terus menyelidiki latar belakang kejadian ini secara menyeluruh,” tutup AKP Johan.