MPWK FT UNISSULA di Pameran Expo 3 Juta Rumah Jawa Tengah

InShot_20250601_220153320
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Dr. Ir. Mohammad Agung Ridlo, M.T., Ketua Program Studi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota (MPWK) Fakultas Teknik Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), turut ambil bagian dalam Pameran Expo mendukung program pembangunan 3 juta rumah di Jawa Tengah yang telah berlangsung dari tanggal 15 sampai 26 Mei 2025 di Citraland Mal Simpang Lima Semarang.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Agung Ridlo secara aktif mempromosikan program pascasarjana S2 MPWK FT UNISSULA kepada para pengunjung dan pelaku industri property.

Di sela-sela pameran Dr. Agung Ridlo menyampaikan bahwa pameran perumahan seperti Expo 3 Juta Rumah ini menjadi platform yang sangat efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya hunian layak, sekaligus menyediakan informasi yang komprehensif tentang berbagai pilihan rumah di pasar.

Ia menekankan bahwa pameran ini juga mendorong pembangunan perumahan yang berkelanjutan dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga:  Menu Sehat Bergizi Jadi Tren Baru, Jateng Kembangkan Edukasi Gizi Lewat Fiesta Fest 2025

“Pameran ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh informasi akurat tentang berbagai pilihan rumah, mulai dari segmen high class hingga rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Dr. Agung Ridlo belum lama ini.

“Selain itu, pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan developer dan agen properti, sehingga bisa mendapatkan penjelasan lebih detail sesuai kebutuhan dan budget mereka,” imbuhnya.

Pilihan Rumah untuk Semua Segmen
Pameran perumahan ini menampilkan berbagai jenis hunian yang ditawarkan oleh para pengembang properti, mencakupR umah High Class yang menyasar masyarakat kelas atas.

Tak hanya itu, rumah-rumah ini menawarkan desain elegan, fasilitas lengkap, dan lokasi strategis dengan akses mudah ke fasilitas umum seperti sekolah, pusat perbelanjaan, dan tempat kerja.

Baca Juga:  Sentra Kuliner “Teras Gunung”: UMKM Binaan PLN yang Berada di Bawah SUTET

Rumah middle class, untuk masyarakat kelas menengah, tersedia pilihan rumah dengan harga terjangkau, desain modern, dan fasilitas memadai di kawasan berkembang dengan akses yang cukup baik ke fasilitas umum.

Rumah small class (subsidi), Bagi masyarakat berpenghasilan rendah, tersedia rumah subsidi yang terjangkau dengan fasilitas dasar namun tetap layak huni, umumnya berlokasi di kawasan yang lebih terjangkau.

Tantangan Akses Informasi bagi Masyarakat Kelas Bawah. Pameran ini sangat bermanfaat, Dr. Agung Ridlo juga menyoroti tantangan utama, yaitu keterjangkauan informasi bagi masyarakat kelas bawah.

Ia mempertanyakan apakah masyarakat berpenghasilan rendah sudah mendapatkan informasi yang cukup mengenai adanya pameran di mal, serta apakah mereka merasa nyaman dan berani untuk mengunjungi lokasi pameran yang biasanya berada di pusat perbelanjaan.

Baca Juga:  Tim PkM USM Beri Pendampingan Teknis Pemasangan Sarana Air Minum di Desa Kemambang, Banyubiru

“Penting untuk memastikan bahwa informasi tentang pameran ini dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya mereka yang benar-benar membutuhkan rumah subsidi,” jelasnya.

“Upaya jemput bola dan sosialisasi yang lebih masif perlu dilakukan agar manfaat pameran benar-benar dirasakan secara merata,” pungkasnya.

Dukungan Akademik untuk Pembangunan Berkelanjutan. Melalui keikutsertaannya di pameran ini, Dr. Agung Ridlo juga memperkenalkan program S2 MPWK FT UNISSULA yang berkomitmen mencetak tenaga ahli di bidang perencanaan wilayah dan kota.

Hal itu guna mendukung terwujudnya pembangunan perumahan yang berkelanjutan dan inklusif di Jawa Tengah dan Indonesia pada umumnya.

Pameran Expo 3 Juta Rumah diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam mendorong kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku industri properti untuk mewujudkan hunian layak bagi seluruh masyarakat.***(bgy)