Dorong Ekonomi Digital, Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM Latih Karang Taruna Patiunus III Soal Affiliate TikTok

Picture1 2

Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM berfoto bersama peserta Karang Taruna Patiunus III usai Pelatihan Optimalisasi Program Affiliate TikTok di Balai Kelurahan Pandean Lamper, Semarang.

Bagikan:

SEMARANG (Harianterkini.id) — Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) menggelar pelatihan bertema Optimalisasi Program Affiliate TikTok bagi anggota Karang Taruna Patiunus III, berlangsung di Balai Kelurahan Pandean Lamper, Semarang, Minggu (23/11) lalu.

Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pemuda mengenai peluang ekonomi digital melalui program afiliasi TikTok, yang kini semakin diminati generasi muda.

Para pemateri dari mahasiswa USM memaparkan sejumlah materi, mulai dari sistem komisi, strategi pemilihan produk, teknik pembuatan konten menarik, hingga cara memaksimalkan penjualan dengan memanfaatkan algoritma TikTok.

Baca Juga:  Perayaan Ke-28 Hotel Ciputra Semarang Berkolaborasi dengan Banteng Raiders
Peserta Karang Taruna Patiunus III mengikuti sesi praktik langsung pembuatan konten singkat TikTok dalam Pelatihan Optimalisasi Program Affiliate.

Tidak hanya penyampaian materi, peserta juga diajak melakukan praktik langsung dengan membuat konten singkat menggunakan fitur-fitur dasar aplikasi.

Antusiasme terlihat dari aktifnya peserta berdiskusi dan mencoba berbagai teknik yang diperagakan dalam sesi praktik tersebut.

Baca Juga:  Kantor Imigrasi Wonosobo Turun Tangan Benahi Sarana Sanitasi Desa Pakuncen

Ketua tim mahasiswa Ilmu Komunikasi USM mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat untuk meningkatkan literasi digital di kalangan pemuda.

“Kami berharap pelatihan ini dapat membuka wawasan dan memberikan keterampilan bagi Karang Taruna Patiunus III agar mampu memanfaatkan peluang ekonomi kreatif di era digital,” ujarnya.

Perwakilan Karang Taruna Patiunus III mengapresiasi pelatihan tersebut dan menilai materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.

Baca Juga:  Pemerintah Kota Semarang Bantu Warga Kerja Bhakti Bersih-Bersih Kali Banger Dengan Menurunkan Alat Berat Beko

Mereka berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan agar kemampuan digital pemuda semakin berkembang.

Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi dan foto bersama sebagai penutup. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para pemuda untuk lebih aktif mengembangkan keterampilan digital dan memanfaatkan peluang ekonomi digital secara optimal.***