Ikatan Ibu-Ibu USM Gelar Peringatan Hari Kartini, Angkat Tema Rona Wanita Nusantara

InShot_20260428_191841789
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Ikatan Ibu-Ibu Universitas Semarang (USM) menggelar peringatan Hari Kartini di Auditorium Ir. Widjatmoko pada Selasa, 21 April 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan berbagai agenda, mulai dari lomba busana daerah hingga talkshow bertema “Rona Wanita Nusantara dan Pengenalan Wastra.”

Acara talkshow menghadirkan dua narasumber, yakni Drg. Grace W. Susanto, MM dan Hj. Dra. Darosy Endah, M.Pd., yang membahas peran perempuan dalam melestarikan budaya sekaligus berkontribusi di berbagai bidang.

Baca Juga:  Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Dua Remaja yang Hilang di Sungai Gung Tegal

Ketua Ikatan Ibu-Ibu USM, Siti Choeriyah Supari, menyampaikan bahwa semangat perjuangan R.A. Kartini masih relevan dan terus hidup dalam diri perempuan Indonesia masa kini.

Ia mengaku bangga melihat antusiasme para peserta yang hadir dengan balutan busana daerah.

“Suasana pagi ini terasa berbeda, ruangan menjadi lebih hidup dan penuh warna. Ini mencerminkan semangat perempuan yang luar biasa,” ujarnya.

Baca Juga:  Cetak Siswa- siswi Berprestasi, SDN 2 Gemuhblanten Gelar Panen Karya Hasil Belajar

Menurutnya, perempuan tidak hanya dituntut untuk menjaga keanggunan dalam tradisi, tetapi juga harus cerdas dan berdaya dalam berkarya serta meraih prestasi.

“Kartini masa kini bukan sekadar simbol kebaya, tetapi sosok perempuan yang berani berkarya baik sebagai pemimpin, dokter, guru, wirausahawan, maupun ibu dalam keluarga,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Sinta Pramucitra menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi perempuan untuk terus berkembang dan saling menginspirasi.

Baca Juga:  Keren, Walikota Semarang Berhasil Raih Dua Penghargaan Bidang Ketahanan Pangan

Tema yang diangkat, kata dia, mencerminkan kekayaan dan keberagaman perempuan Indonesia.

“Kami ingin menghadirkan ruang bagi perempuan untuk bertumbuh, mengekspresikan diri, serta memberikan makna dalam setiap langkah kehidupan,” tuturnya.

Peringatan Hari Kartini ini diharapkan mampu memperkuat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, sekaligus menjaga nilai-nilai budaya bangsa di tengah perkembangan zaman.***(bgy)