Peringati Harganas 2026, Wali Kota Semarang Perkuat Pembangunan Keluarga demi Generasi Unggul

InShot_20260702_221648674
Bagikan:

SEMARANG (Harianterkini.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus memperkuat pembangunan keluarga sebagai fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 Tahun 2026 yang digelar di Kantor Kecamatan Banyumanik, Senin (29/6).

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menilai keluarga memiliki peran strategis sebagai ruang pertama dalam membentuk karakter, kesehatan, serta ketahanan mental anak.

Oleh karena itu, penguatan keluarga menjadi investasi jangka panjang dalam mewujudkan generasi penerus yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Dalam peringatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, mewakili Wali Kota Semarang membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN.

Ia menegaskan bahwa Hari Keluarga Nasional tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat peran keluarga sebagai pondasi pembangunan bangsa.

Baca Juga:  MMKSI Perkenalkan XFC Concept di Kota Semarang

“Hari Keluarga Nasional bukan sekadar seremoni. Ini menjadi momentum untuk memastikan bahwa setiap keluarga mampu menjadi tempat yang aman, penuh kasih sayang, dan mendukung tumbuh kembang anak agar siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” ujar Handi.

Menurutnya, keberhasilan Indonesia dalam memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas keluarga.

Karena itu, pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari lingkungan rumah melalui pemenuhan gizi yang baik, pendidikan karakter, serta pembentukan ketahanan mental anak sejak usia dini.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan ayah dan ibu secara seimbang dalam proses pengasuhan.

Kehadiran kedua orang tua dinilai menjadi faktor penting dalam membentuk karakter, kepribadian, dan kesehatan emosional anak.

Baca Juga:  UKM Pilus Universitas Semarang Sukses Menggelar Penyuluhan Anti Narkoba di SMPN 34 Semarang

“Perbaikan kualitas sumber daya manusia tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Kehadiran dan keterlibatan kedua orang tua dalam proses pengasuhan menjadi faktor penting dalam membangun kepribadian anak yang kuat,” katanya.

Selain itu, Pemerintah Kota Semarang mengajak seluruh keluarga untuk semakin adaptif menghadapi perkembangan era digital.

Pendampingan orang tua terhadap penggunaan gawai oleh anak, membangun komunikasi yang hangat di dalam keluarga, serta menciptakan lingkungan rumah yang saling mendukung dinilai menjadi langkah penting dalam mencegah berbagai persoalan sosial, seperti perundungan, kekerasan, penyalahgunaan narkoba, hingga dampak negatif media digital.

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Agustina itu menegaskan bahwa pembangunan keluarga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan Kota Semarang secara keseluruhan.

Baca Juga:  Pemerintah Kota Semarang Luncurkan L1ON, Pengurusan SIP Tenaga Kesehatan Kini Cukup Satu Jam

Karena itu, berbagai program yang berkaitan dengan kesehatan keluarga, percepatan penurunan stunting, perlindungan perempuan dan anak, peningkatan kualitas pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat akan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas perangkat daerah dan seluruh elemen masyarakat.

Menutup rangkaian kegiatan, Handi mengajak masyarakat menjadikan keluarga sebagai pusat pendidikan karakter sekaligus tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh anggotanya.

“Keluarga yang kuat tidak hanya dibangun melalui program pemerintah, tetapi juga melalui kepedulian, komunikasi, dan kebersamaan yang tumbuh setiap hari di dalam rumah,” ujarnya.

“Pemerintah Kota Semarang akan terus menghadirkan berbagai kebijakan yang mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, harmonis, dan tangguh sebagai fondasi kemajuan Kota Semarang,” pungkasnya.***