Pencak Silat Kota Semarang Bidik Tiga Emas di Porprov Jateng 2026

InShot_20261029_184929854
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Tim pencak silat Kota Semarang membidik tiga medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.

Target tersebut diharapkan dapat kembali tercapai, sekaligus membuka peluang bagi para atlet untuk meraih hasil yang lebih baik dari penyelenggaraan sebelumnya.

Koordinator Pelatih Pencak Silat Kota Semarang, Nurfaqih, mengatakan pertandingan masih berlangsung di babak penyisihan.

Rangkaian kompetisi dijadwalkan berlanjut ke babak semifinal pada Selasa dan Rabu, sebelum seluruh pertandingan berakhir pada Kamis.

“Insyaallah, target kami bisa seperti tahun kemarin, yakni tiga medali emas. Kami berharap target itu bisa tercapai. Mudah-mudahan ada atlet yang bisa memberikan kejutan sehingga hasilnya bisa lebih baik lagi,” ujar Nurfaqih saat ditemui di GOR Unimus, Minggu (25/10/2026).

Baca Juga:  Melalui Rakor Pra Kongres, Septian Fajar dan Fauka Resmi Ditetapkan Sebagai Calon Pimpinan Lindu Aji

Dalam kompetisi tersebut, Kota Semarang menurunkan atlet pada nomor jurus dan tanding. Sebanyak delapan atlet berlaga di nomor jurus, sedangkan 13 atlet lainnya berjuang di nomor tanding.

Nurfaqih menjelaskan, persiapan para atlet sejauh ini berjalan sesuai harapan tim pelatih. Peningkatan kemampuan, terutama dari aspek kekuatan (power) dan kecepatan, menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan di Porprov Jateng 2026.

“Alhamdulillah, saat mengikuti kompetisi sebelumnya, kemampuan anak-anak sudah mulai meningkat. Mulai dari segi power hingga kecepatan, sudah sesuai dengan yang kami harapkan. Sekarang tinggal menunggu pembuktiannya di ajang Porprov ini,” katanya.

Pada awal pertandingan, tim pencak silat Kota Semarang mencatatkan hasil positif di nomor jurus. Atlet yang turun pada nomor jurus tunggal putri berhasil meraih kemenangan dan melaju ke babak berikutnya.

Baca Juga:  Pengcab Perbasasi Kota Semarang Matangkan Tim Jelang Porprov Jateng XVI 2026

Menurut Nurfaqih, penampilan atlet tersebut sesuai dengan ekspektasi tim pelatih. Atlet dinilai mampu menunjukkan performa yang baik dan menjalankan rangkaian gerakan tanpa melakukan kesalahan berarti.

Sementara itu, pada nomor tanding, tiga atlet Kota Semarang dijadwalkan berlaga. Dua atlet memperoleh bye sehingga tidak perlu menjalani pertandingan pada babak awal, sedangkan satu atlet di kelas G putra harus menghadapi lawan secara langsung.

Meski optimistis, tim pelatih tetap mewaspadai persaingan dari sejumlah daerah yang dinilai memiliki kekuatan kompetitif. Surakarta, Pekalongan, Wonosobo, dan Pati menjadi beberapa daerah yang patut diperhitungkan dalam perebutan medali.

Baca Juga:  Pemkot Semarang Bersama Polrestabes Dirikan Posko Terpadu di Silayur Untuk Minimalisir Kecelakaan

Khusus pada nomor jurus, Nurfaqih menilai Kabupaten Boyolali sebagai salah satu pesaing yang memiliki kemampuan dan perlu diwaspadai.

Dengan persiapan yang telah dilakukan, tim pelatih berharap para pesilat Kota Semarang mampu menjaga konsistensi penampilan hingga babak final. Kesiapan fisik, kecepatan, serta kemampuan menerapkan teknik secara optimal diharapkan menjadi penentu keberhasilan dalam mencapai target medali.

Nurfaqih juga berharap muncul atlet yang mampu memberikan kejutan dengan meraih prestasi di luar target awal, sehingga pencapaian pencak silat Kota Semarang pada Porprov Jateng 2026 semakin membanggakan.

“Ini kita lihat, syukur-syukur ada kejutan,” pungkasnya.***