Pembatalan 2 Kereta Api dari Stasiun Gambir untuk Normalisasi Rangkaian

IMG-20250203-WA0090
Bagikan:

JAKARTA (Harianterkini.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menginformasikan bahwa beberapa perjalanan kereta api terpaksa dibatalkan akibat gangguan perjalanan yang disebabkan oleh luapan air di jalur rel pada Km 32+5/7 antara Stasiun Karangjati dan Stasiun Gubug, Kabupaten Grobogan, di lintas Semarang–Surabaya.

Demi keselamatan perjalanan, jalur tersebut telah ditutup sementara sejak Jumat, 24 Januari 2025, pukul 22.25 WIB dan saat ini masih dalam tahap perbaikan.

Sebagai dampak dari kondisi ini, perjalanan beberapa kereta api akan dibatalkan pada Senin (3/2) hingga Rabu (5/2) mendatang. Berikut daftar kereta yang terdampak:

Baca Juga:  Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H,UPZ Masjid Al Qodar Sendangmulyo Salurkan Zakat Fitrah Kepada Fakir Miskin

Kereta Api yang Dibatalkan

Keberangkatan dari Stasiun Gambir:

1. KA 2A Argo Anggrek – Relasi Gambir – Surabaya Pasar Turi, berangkat pukul 08.20 WIB.

2. KA 42 Sembrani – Relasi Gambir – Surabaya Pasar Turi, berangkat pukul 19.30 WIB.

Kedatangan di Stasiun Gambir:

1. KA 1 Argo Anggrek – Relasi Surabaya Pasar Turi – Gambir, tiba pukul 16.55 WIB.

Baca Juga:  Dirut PGN Pastikan Pemanfaatan Jargas Rumah Tangga di Sleman Lancar

2. KA 39 Sembrani – Relasi Surabaya Pasar Turi – Gambir, tiba pukul 16.20 WIB.

Layanan bagi Penumpang yang Terdampak

Sebagai bentuk kompensasi, KAI memberikan beberapa opsi bagi penumpang yang terdampak:

Pengembalian bea tiket 100% (tidak termasuk biaya pemesanan). Reschedule perjalanan tanpa biaya tambahan, sesuai ketersediaan tempat duduk di jadwal lain. Service recovery bagi penumpang yang mengalami keterlambatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Upaya Percepatan Perbaikan Jalur

Baca Juga:  Pemerintah Kota Semarang Gelar Lapor Semarang Goes to School, Tekan Prank Call 112

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwinto, menegaskan bahwa keselamatan penumpang adalah prioritas utama KAI. Oleh karena itu, jalur yang terdampak ditutup sementara agar tim teknis dapat melakukan perbaikan secara intensif.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Saat ini, ratusan petugas prasarana telah dikerahkan, lengkap dengan alat berat dan material pendukung lainnya, untuk mempercepat pemulihan jalur. KAI juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar jalur ini bisa segera digunakan kembali,” ujar Ixfan.