Rektor Universitas Semarang Berikan Santunan Untuk Anak Yatim dan Dhuafa di Batur Agung Grobogan

InShot_20250327_230127657
Bagikan:

GROBOGAN, (Harianterkini.id) – Rektor Universitas Semarang (USM), Dr. Supari, ST., MT., memberikan santunan kepada 100 anak yatim dan dhuafa, di Desa Batur Agung, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, belum lama ini.

Dalam kegiatan itu, Rektor didampingi Takmir Masjid Baiturrasyid USM, Ir. Bambang Tutuko, MM., MT., Kasat Humas USM Dr. Wyati Saddewisasi, S.E., MSi. dan Kepala Desa Batur Agung, Mubasir.

Baca Juga:  Hotel Ibis Styles Semarang Simpang Lima Luncurkan Program Berbagi "Sharing is Caring"

Rektor mengatakan, tujuan memberikan santunan kepada anak yatim adalah untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka, serta memberikan kebahagiaan di bulan Ramadan yang penuh berkah dan pahala.

Dia berharap, santunan tersebut membantu meringankan beban anak yatim, serta bermanfaat bagi mereka.

“Memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa merupakan perintah Allah SWT, karena santunan tersebut memiliki banyak manfaat antara lain memupuk nilai-nilai kemanusiaan, mengajarkan pentingnya berbagi kepada sesama, dan memperkuat keimanan, apa lagi di bulan suci ramadan ini,” katanya Supari.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono Ucapkan Hari Pendidikan Nasional 2024

Manfaat lain, katanya, menjaga keharmonisan dalam masyarakat, menguatkan ikatan sosial di masyarakat, menginspirasi orang lain untuk berbuat baik, mendapatkan ketenangan batin, menyemai masa depan yang lebih baik dan memberikan dukungan moral sehingga anak yatim merasa lebih dihargai dan diterima dalam masyarakat.

”Rasulullah pernah bersabda ‘barang siapa yang mengasuh tiga anak yatim, maka bagaikan bangun pada malam hari dan puasa pada siang harinya’,” jelasnya.

Baca Juga:  Himbauan KPU Kota Semarang untuk Paslon Pilkada 2024, Segera Konfirmasi Pendaftaran

Sementara itu, Kepala Desa Batur Agung, Mubasir mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas bantuan Universitas Semarang kepada warganya yang terdampak banjir akibat tanggul sungai jebol.

“Semoga USM yang sudah Unggul menjadi kampus yang dicintai masyarakat dan mendapatkan mahasiswa yang banyak,” ungkap Mubasir.***(bgy)