Bocah 13 Tahun Meninggal Hanyut di Sungai, Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Korban

InShot_20250510_012432365
Bagikan:

BATANG, (Harianterkini.id) – Tim SAR Gabungan mengevakuasi seorang bocah yang tewas tenggelam di Sungai Belo, Desa Kebumen, Kecamatan Tersono, Batang, pada Kamis pagi, 8 Mei 2025. Diketahui bahwa sebelumnya Korban yang bernama Viki (13) telah dilaporkan hanyut terbawa arus saat tengah mandi sungai bersama kawan-kawannya.

“Pada hari Rabu sekiranya pukul 15.00 WIB, korban bersama empat temannya mencoba untuk mandi di Sungai Belo. Naas, secara tiba-tiba datang arus sungai yang besar ke arah mereka,” kata Budiono, Kepala Basarnas Kota Semarang.

Baca Juga:  Kelurahan Nongkosawit Gelar Pelatihan Fotografi untuk Tingkatkan Daya Saing Wisata dan UMKM

“Empat anak selamat namun korban Viki hanyut. Lalu teman-teman korban melaporkan kejadian tersebut ke warga sekitar yang diteruskan ke Basarnas,” imbuhnya.

Tim Basarnas Semarang tiba di lokasi kejadian pada Rabu pukul 17.20 WIB dan segera melakukan pencarian bersama pihak-pihak yang telah lebih dahulu sampai di lokasi.

Baca Juga:  Agus Dwi Lestari Menerima Surat Perintah Penunjukan PLH Sekda Kendal

Namun, hingga pukul 22.00 WIB keberadaan korban masih belum ditemukan oleh tim SAR gabungan. Operasi pencarian dihentikan untuk sementara dan dilanjutkan di keesokan harinya.

Operasi pencarian kembali dilanjutkan tim SAR gabungan pada kamis pagi. Usaha tim SAR akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 10.15 WIB Keberadaan korban ditemukan di Sungai Kali Kuto yang berjarak sekitar 10 km ke arah utara dari lokasi kejadian.

Baca Juga:  Dr. Rudi Margono Resmi Dilantik sebagai Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI

Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Limpung.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Limpung,” jelasnya.

“Dengan demikian, kami nyatakan operasi SAR telah selesai. Saya ucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah ikut terlibat dalam proses pencarian hingga keberadaan korban ditemukan,” pungkas Budiono.***

Sumber : Tim Humas Basarnas