Guru SMA Masehi 2 PSAK Dapat Pelatihan Pemanfaatan AI Dari Dosen FTIK Universitas Semarang

InShot_20250519_103428323
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Sebanyak 20 guru SMA Masehi 2 PSAK mengikuti seminar dan pelatihan peningkatan kemampuan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk administrasi dan pembelajaran, yang dilaksanakan di Laboratorium Ekonomi Kreatif, SMA Masehi 2 PSAK Kota Semarang, pada Rabu, 15 Mei 2025.

Kegiatan itu menghadirkan empat dosen dari Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang (FTIK USM) sebagai narasumber.

Mereka adalah Dr. April Firman Daru, M.Kom., Alauddin Maulana Hirzan, M.Kom., Nurtriana Hidayati, M.Kom., dan Agus Hartanto, M.Kom.

Kepala SMA Masehi 2 PSAK, Netty Anthonetha Suatan, S.Si., dalam sambutannya mengatakan, pelatihan tersebut memberikan manfaat nyata bagi para guru.

Baca Juga:  Jalankan Aksinya Sejak Tahun 2023, Dua Pelaku Gadai Mobil Dengan Surat Palsu Diringkus Polisi

”Saya berharap, pelatihan ini mampu memperluas wawasan dan keterampilan guru-guru kami dalam memanfaatkan teknologi, khususnya AI, untuk menunjang tugas-tugas administrasi maupun kegiatan pembelajaran,” kata Netty.

Pelatihan dibuka dengan materi mengenai perkembangan kecerdasan buatan yang disampaikan oleh Dr. April Firman Daru, M.Kom.

Dalam paparannya, Firman menjelaskan bagaimana AI telah berkembang pesat dan mulai diadopsi di berbagai bidang, termasuk pendidikan.

Adapun Nurtriana Hidayati, M.Kom, yang mengulas tentang manfaat AI bagi guru dan dunia pendidikan secara umum.

Dia menekankan bahwa AI dapat membantu guru dalam menyusun rencana pembelajaran, evaluasi siswa, hingga pengelolaan data akademik secara lebih efisien.

Baca Juga:  IPW : "Polisi Harus Usut Tuntas Peristiwa Penyerangan dan Perusakan Rumah Do'a GKSI di Padang"

”Sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah praktik “Berkreasi dengan Generative AI” yang dibawakan oleh Alauddin Maulana Hirzan, M.Kom.,” ujar Nurtriana.

“Para guru diajak mencoba langsung berbagai platform AI generatif yang dapat menghasilkan teks, gambar, hingga materi ajar interaktif,” jelasnya.

Sementara itu, Agus Hartanto, M.Kom., menyoroti pentingnya pemahaman tentang bentuk output AI yang beragam, mulai dari teks, gambar, audio hingga video.

”Yang paling utama dalam penggunaan AI adalah kemampuan menulis perintah (prompt) secara rinci dan tepat. Tanpa itu, hasil yang diperoleh tidak akan optimal,” ungkap Agus.

Baca Juga:  Rooms Inc Hotel Semarang Gelar Nonton Bareng Indonesia Vs Arab Saudi Terbuka Untuk Umum

Diketahui bahwa Para guru sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka aktif bertanya tentang cara penerapan AI dalam tugas keseharian.

Seperti, penyusunan perangkat ajar, pembuatan soal, serta media pembelajaran yang menarik dan interaktif.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi terbuka. Para peserta membagikan pengalaman dan ide terkait pemanfaatan teknologi dalam proses mengajar.

Pelatihan ini menjadi langkah awal SMA Masehi 2 PSAK dalam mempersiapkan tenaga pendidik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya di era digital saat ini.***(bgy)