Tim PkM Dosen FTIK USM Beri Pelatihan Instalasi dan Konfigurasi Perangkat Rumah Pintar Berbasis IoT

InShot_20250609_142740944
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosen Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Universitas Semarang (USM) menjadi guru tamu SMK Negeri 8 Semarang dengan memberikan pelatihan instalasi dan konfigurasi perangkat rumah pintar berbasis IoT, di laboratorium Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), belum lama ini.

Tim PkM USM terdiri atas Ketua, Sri Handayani, S.T., M.T., dengan anggota Dr. Astrid Novita Putri, S.Kom., M.Kom., Febrian Wahyu Christanto, S.Kom., M.Cs., dan Galih Setiarso, S.Kom., M.Kom.

Baca Juga:  Indonesia-Arab Saudi Tandatangani Kerja Sama Jaminan Produk Halal

Kegiatan dihadiri Ketua Jurusan TJKT SMK Negeri 8 Semarang, Rahadi Teguh Prasetyo, S.Kom., M.Kom.

”Kami berharap, melalui pembelajaran mengenai Rumah Pintar Berbasis IoT para siswa SMK Negeri 8 Semarang dapat lebih kreatif dan bermanfaat ke depannya,” kata Teguh.

Sementara itu, menurut Handayani tujuan kegiatan untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai penerapan teknologi lampu cerdas dengan deteksi jarak berbasis IoT menggunakan instalasi dan konfigurasi perangkat smart home menggunakan sensor ultrasonic dan node mcu esp8266.

Baca Juga:  Yusuf Fikri Albar, Mahasiswa USM Raih Emas dan Perak di Kejurprov Para Atletik Jateng

”Mereka tidak hanya belajar secara teori tetapi juga mempraktikkan bagaimana mengatur sistem otomatisasi rumah secara real-time,” ujar Handayani.

Dia menambahkan, dalam kegiatan tersebut, siswa bersama guru pembimbing mengintegrasikan berbagai perangkat pintar seperti lampu cerdas dengan deteksi jarak berbasis, sensor gerak, kamera pengawas, dan smart lock door yang semuanya dapat dikendalikan melalui aplikasi berbasis Android dan sistem kontrol berbasis cloud.

Baca Juga:  Semarang Siap Ukir Sejarah, Lewat Gelaran MTQ Nasional Setelah 47 Tahun

”Hasil dari kuisioner tingkat keberhasilan 95,5% siswa terbantu dengan program ini sehingga pengetahuan dan pemahaman pembuatan IoT dan presentasi dengan sensor Ultrasonic dan NodeMCU ESP8266 menjadi lebih dalam,” ungkapnya.

Diketahui bahwa, kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas XII sebanyak 35 siswa. Mereka sangat antusias mengikuti kegiatan ini karena mendapat kesempatan untuk mengembangkan proyek rumah pintar secara nyata yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.***(bgy)