Prof Dharto Berharap Universitas Semarang Jadi Pusat Rujukan

InShot_20260105_235549905
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Universitas Semarang (USM) diharapkan menjadi pusat perujukan yang sejalan dengan tagline dari dikti yaitu pendidikan tinggi berdampak. Hal itu disampaikan Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip, Prof. Dr. Sudharto P. Hadi, M.E.S., Ph.D dalam Pelantikan Pejabat Struktural Akademik Periode Jabatan Tahun 2026 – 2029, di Auditorium Ir. Widjatmoko, belum lama ini.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Sekretaris Pengurus Yayasan Alumni Undip, Eddy Djoko Pramono, S.H., M.H., M.T., Rektor USM Dr. Supari, S.T., M.T., Senat USM Prof. Dr. Hardani Widhiastuti, M.M., Psikolog, Wakil Rektor I USM, Prof. Dr. Haslina, M.Si., Wakil Rektor II USM, Dr. Abdul Karim, S.E., M.Si., Ak., CA., Wakil Rektor III USM, Dr. April Firman Daru, S.Kom., M.Kom, dan sejumlah dekan.

Baca Juga:  Peringati Nuzulul Quran, RSI-SA Semarang Gandeng Biofarma Gelar Pengajian dan CSR Vaksinasi Influenza

Menurutnya, tugas dosen tidak ringan. Salah satunya adalah meningkatkan kualitas lulusan.

Untuk itu, dia minta para dekan memetakan kondisi dosen di fakultas masing-masing. Selain itu, publikasi juga harus dipetakan, kinerja masing-masing dosen yang sudah punya status scopus dan yang belum.

Baca Juga:  Menyigi Kemerdekaan Abad ke-21: Ketahanan dan Keluwesan sebagai Benteng Empati Anak Negeri

”Dekan harus memetakan, kapan dosen harus S3, kapan harus profesor. Dalam tahun 2026 harus meningkat dan harus bisa dipantau,” kata Prof. Dharto, panggilan sehari-hari Prof. Sudharto.

“Fungsional dosen harus ada real time. Survive itu harus punya mahasiswa, mahasiswa itu darahnya Universitas Swasta,” imbuhnya.

“Meningkatkan kualitas tetap survive dan berkembang”. Kalau dijabarkan, kualitas itu tentu menghasilkan lulusan yang unggul, ipteks yang berdaya guna dan berhasil guna.

Dia berharap, keluarga besar USM dan keluarga besar Yayasan Alumni ikut mempromosikan USM kepada teman, keluarga, sahabat, siapa saja.

Baca Juga:  SULBI dan Mahasiswa USM Gelar Kampanye Anti-Bullying di Bandarharjo Semarang

”Kita harus bangga dengan USM, sudah unggul dan itu harus disertai dengan unggul di program-program studi 2 tahun ke depan minimal 60%. Itu janji Pak Rektor dan Bu WR 1,” ungkapnya.

Menurutnya, hasil penelitian pipa resapan dan teknologi tenaga surya seharusnya merambah ke jurusan-jurusan fakultas yang lain.

”Jadi harus nampak. Semarang, Jawa Tengah menjadi living laboratorium USM itu masih bisa harus diwujudkan,” tandasnya.***(bgy)