63 ASN Semarang Siap Dampingi Jemaah Haji, Wali Kota Semarang Ingatkan Amanah dan Tanggung Jawab

InShot_20260415_220406657
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Sebanyak 63 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Semarang resmi dilepas untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Keberangkatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari penugasan sebagai petugas haji daerah yang akan mendampingi jemaah selama pelaksanaan ibadah di Arab Saudi.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menegaskan bahwa para ASN yang diberangkatkan memegang peran penting sebagai ujung tombak pelayanan jemaah haji.

Mereka tidak hanya menjalankan ibadah pribadi, tetapi juga mengemban amanah pelayanan publik di tingkat internasional.

“Ini amanat yang berat tapi mulia. Jadilah wajah pemerintah yang memberikan pelayanan terbaik, jaga kesehatan jemaah, dan utamakan keselamatan,” ujar Agustina saat pelepasan di Kantor Balai Kota Semarang, Rabu, 15 April 2026.

Dari total 63 ASN tersebut, para petugas berasal dari berbagai unsur penyelenggaraan haji, di antaranya Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD), Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), serta Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD).

Baca Juga:  Binus Semarang Borong Penghargaan Duta Bahasa Jawa Tengah Tahun 2025

Mereka akan bertugas memberikan pendampingan langsung kepada jemaah selama berada di Tanah Suci.

Agustina menyampaikan rasa bangga atas keterlibatan para ASN tersebut yang dinilai sebagai representasi pemerintah daerah maupun nasional.

Ia berharap seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan lancar hingga kepulangan ke tanah air.

“Saya senang bisa melepas mereka. Harapannya tentu seluruh proses ibadah berjalan lancar sampai pulang,” ungkap Agustina.

Ia juga menekankan bahwa para petugas haji tidak hanya berstatus sebagai jemaah, tetapi juga membawa nama baik pemerintah Indonesia dalam pelayanan di luar negeri.

Dalam rombongan tersebut, keikutsertaan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Semarang turut menjadi sorotan sebagai figur yang diharapkan dapat memberi teladan bagi jemaah lainnya, khususnya dalam disiplin dan kesungguhan beribadah.

Baca Juga:  Hari Bhakti Adyaksa ke-63, Kejati Jateng Berhasil Pulihkan Keuangan Negara Sebesar 16,6 Milliar

“Diharapkan dapat menjadi teladan selama menjalankan ibadah, baik dari sisi sikap maupun komitmen,” tambahnya.

Dari keseluruhan peserta, mayoritas ASN berasal dari sektor pendidikan, yakni sebanyak 29 orang yang terdiri atas guru dan kepala sekolah.

Selain itu, tenaga kesehatan dari RSUD dan Dinas Kesehatan juga turut memperkuat layanan medis bagi jemaah haji.

Meski puluhan ASN diberangkatkan, Pemerintah Kota Semarang memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal.

Hal ini dimungkinkan berkat jumlah ASN yang mencapai sekitar 14 ribu orang serta pengaturan tugas yang telah disiapkan sebelumnya.

Koordinasi internal disebut telah dilakukan untuk memastikan tidak adanya gangguan layanan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Kemenkes Rilis SATUSEHAT Mobile, Pembaruan Aplikasi Peduli Lindungi

Para ASN yang berangkat diminta untuk fokus menjalankan ibadah tanpa memikirkan tugas kedinasan di daerah.

“Urusan pelayanan sudah dikoordinasikan dengan baik. Jadi peserta diminta fokus total pada ibadah,” kata Wali Kota Semarang.

Selain itu, para petugas juga diingatkan untuk menjaga kondisi fisik selama berada di Tanah Suci, mengingat cuaca ekstrem di Arab Saudi dapat memengaruhi kondisi kesehatan.

“Jaga pola tidur, jangan memaksakan tenaga karena rangkaian ibadah cukup menguras fisik,” pesannya.

Di akhir pelepasan, Agustina turut menitipkan doa agar Kota Semarang senantiasa diberikan keberkahan serta kelancaran dalam pembangunan.

“Dititipkan doa agar Kota Semarang selalu dilimpahi rahmat dan dijauhkan dari hal-hal yang menghambat pembangunan,” pungkasnya.***

Sumber Berita : Humas Pemkot Semarang