Dibatalkan Karena Hujan Deras di Acara SNC 2026, Wali Kota Semarang Sampaikan Permohonan Maaf

InShot_20260503_223842562
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Pemerintah Kota Semarang memutuskan untuk tidak melanjutkan pelaksanaan Semarang Night Carnival yang sedianya digelar pada Sabtu, 2 Mei 2026. Keputusan tersebut diambil menyusul hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Semarang sejak sore hingga malam hari.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pembatalan acara yang telah dinantikan tersebut. Ia menegaskan bahwa keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan aspek keselamatan seluruh pihak yang terlibat.

Baca Juga:  Bhara Cup 2026, Momentum Pembinaan Atlet Biliar Wartawan

“Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas penundaan Semarang Night Carnival malam ini. Hujan deras dengan intensitas tinggi tidak memungkinkan kegiatan dilaksanakan secara aman. Kami tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun yang dapat membahayakan warga, peserta, maupun petugas di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga:  Nadhif, Perenang USM Raih 2 Perak dan 1 Perunggu di Pomprov Jateng 2025

Agustina menambahkan bahwa keselamatan peserta, pengisi acara, dan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem membuat pelaksanaan kegiatan tidak memungkinkan untuk dilanjutkan.

“Kami memahami besarnya antusiasme masyarakat. Namun dalam situasi seperti ini, keselamatan harus menjadi yang utama. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami kepada warga Kota Semarang,” lanjutnya.

Baca Juga:  RSI Sultan Agung Semarang Gandeng PREDIGTI, Kembangkan E-Learning untuk Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kesehatan

Pemerintah Kota Semarang bersama panitia saat ini tengah mengkaji kemungkinan penjadwalan ulang kegiatan tersebut. Langkah ini diambil agar semangat kebersamaan dan kemeriahan acara tetap dapat dirasakan masyarakat pada waktu yang lebih aman dan kondusif.

Di akhir pernyataannya, Wali Kota mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.