Indonesia Bungkam Australia 2-0, Garuda Muda Lolos ke Piala Asia U-20 2027

InShot_20260907_222929735
Bagikan:

VIENTIANE, (Harianterkini.id) – Timnas Indonesia U-20 mencatat kemenangan penting sekaligus bersejarah dengan menaklukkan Australia U-20 dengan skor 2-0 pada laga terakhir Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

Pertandingan yang berlangsung di New Laos National Stadium, Vientiane, Laos, Minggu (6/9/2026) sore WIB tersebut disiarkan langsung di SCTV.

Dua gol kemenangan Garuda Muda masing-masing dicetak Theodore Evan Leeming pada menit ke-28 dan Amar Rayhan Brkic pada menit ke-90+2.

Hasil tersebut mengantarkan Indonesia ke putaran final Piala Asia U-20 2027 di China sekaligus memastikan Garuda Muda finis sebagai juara Grup H dengan koleksi tujuh poin. Indonesia mengakhiri fase kualifikasi dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Theo Leeming Buka Keunggulan

Indonesia langsung tampil percaya diri sejak menit awal. Garuda Muda berusaha memberikan tekanan sekaligus menjaga organisasi permainan agar Australia tidak leluasa mengembangkan serangan.

Peluang pertama Indonesia datang pada menit ke-11. Fabio Azkairawan menerima umpan panjang dari lini belakang dan meneruskannya kepada Theodore Evan Leeming.

Namun, Leeming belum mampu mengontrol bola dengan sempurna sehingga peluang tersebut belum menghasilkan gol. Indonesia akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-28.

Muhamad Zahaby Gholy mengirimkan umpan kepada Theodore Evan Leeming. Pemain bernomor punggung 10 tersebut kemudian memanfaatkan situasi di depan gawang Australia untuk mencetak gol pembuka.

Leeming melakukan penyelesaian dengan penuh keberanian hingga bola bersarang di gawang Robert James Almeida Cook. Indonesia pun unggul 1-0.

Gol tersebut memiliki makna khusus bagi Leeming. Pemain kelahiran Perth, Australia, itu justru mencetak gol ke gawang negara tempat kelahirannya. Keunggulan 1-0 bertahan hingga akhir babak pertama usai.

Australia Tingkatkan Tekanan

Memasuki babak kedua, Australia berusaha meningkatkan intensitas serangan. Young Socceroos mencoba menekan pertahanan Indonesia untuk mencari gol penyama kedudukan.

Baca Juga:  FTP USM Perkuat SDM Akademik dengan Kehadiran Prof. Emeritus V. Priyo Bintoro

Namun, lini belakang Indonesia tampil disiplin. I Putu Panji Apriawan dan kawan-kawan mampu menjaga organisasi pertahanan dengan baik.

Indonesia juga tidak hanya bertahan. Setiap kali memperoleh kesempatan, Garuda Muda berusaha melakukan serangan balik dan mencari ruang di lini pertahanan Australia.

Australia memang sempat lebih banyak menguasai bola pada sejumlah fase pertandingan, tetapi efektivitas menjadi pembeda. Indonesia mampu mempertahankan keunggulan hingga memasuki masa tambahan waktu.

Amar Brkic Pastikan Kemenangan

Ketika pertandingan seolah akan berakhir dengan skor 1-0, Indonesia justru mendapatkan momentum untuk mencetak gol kedua.

Pada menit ke-90+2, Amar Rayhan Brkic menggandakan keunggulan Indonesia.

Brkic mendapatkan umpan dari Muhammad Isfandyar Abdillah sebelum melepaskan tembakan yang menaklukkan kiper Australia.

Gol tersebut membuat Indonesia unggul 2-0 sekaligus memupus harapan Australia untuk menyamakan kedudukan. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Dua Gol, Satu Tiket ke China

Kemenangan tersebut bukan sekadar tiga poin. Indonesia langsung mengamankan tiket ke putaran final Piala Asia U-20 2027.

Dengan tujuh poin, Indonesia menjadi juara Grup H. AFC mencatat keberhasilan ini sebagai penampilan ketiga Indonesia secara beruntun di putaran final Piala Asia U-20.

Australia, yang berstatus juara bertahan, harus menghadapi persaingan untuk mendapatkan tiket melalui jalur lainnya.

Piala Asia U-20 2027 akan digelar di China pada 2027. Turnamen tersebut juga menjadi salah satu tahapan penting menuju Piala Dunia U-20 2027 yang akan berlangsung di Azerbaijan dan Uzbekistan.

Pernyataan Theo Leeming

Theo Leeming mengaku sangat bangga setelah Indonesia berhasil mengalahkan Australia.

Menurutnya, pertandingan tersebut menjadi salah satu penampilan terbaik Indonesia selama menjalani kualifikasi.

“Pertandingan hari ini jelas merupakan satu di antara pertandingan terbaik bagi kami selama membela Indonesia,” ujar Leeming.

Ia juga mengapresiasi dukungan suporter dan perjuangan seluruh pemain.

Baca Juga:  RSUD dr. Adhyatma (TUGUREJO) Luncurkan "Angkat Jateng" Sehat Bareng, Eratkan Kebersamaan Pasien Kronis

“Kami berjuang dan tidak menyerah sampai menit terakhir. Saya pikir pertandingan hari ini benar-benar menunjukkan bahwa kami hanya ingin berjuang,” katanya.

Leeming mengungkapkan bahwa skuad Indonesia sejak awal memang memiliki target untuk mengalahkan Australia.

“Kami tahu harus memenangkan pertandingan ini dan kami juga tahu bahwa sebelumnya kami belum pernah mengalahkan Australia di level ini,” ujarnya.

Menurut Leeming, kemenangan tersebut menjadi momen yang membanggakan bagi seluruh tim.

“Jadi, bisa memenangkan pertandingan ini merupakan momen yang sangat membanggakan, dan kami sangat bersyukur bisa melaju,” tuturnya.

Kapten Putu Panji: Kerja Keras Seluruh Tim

Kapten Timnas Indonesia U-20, I Putu Panji Apriawan, juga menyampaikan rasa syukurnya setelah tim berhasil mengamankan tiket ke putaran final.

“Pastinya kami sangat bersyukur menang dengan hasil ini. Kemenangan ini tidak hanya juara grup tapi juga membawa kami lolos Piala Asia U-20,” kata Putu Panji.

Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan buah kerja keras seluruh elemen tim.

“Ini hasil kerja keras seluruh tim, pelatih dan seluruh pihak yang mendukung kami,” tegasnya.

Menurut Putu Panji, kunci kemenangan atas Australia adalah kerja keras dan kekompakan seluruh pemain serta kemampuan menjalankan instruksi pelatih.

“Kuncinya kerja keras dan kekompakan tim. Kami menjalankan instruksi pelatih dengan baik dan semua pemain punya semangat yang sama untuk hasil yang terbaik untuk match ini,” ujarnya.

Meski sudah memastikan tiket ke Piala Asia U-20 2027, Putu Panji menegaskan perjuangan belum selesai.

“Setelah ini kami fokus persiapkan diri menatap Piala Asia,” katanya.

Ia menyebut masih ada sejumlah aspek yang harus dievaluasi dan ditingkatkan sebelum menghadapi persaingan di putaran final.

“Masih banyak yang harus kami evaluasi dan ditingkatkan, baik secara individu maupun sebagai tim. Tentunya kami ingin datang ke Piala Asia dengan persiapan lebih matang dan memberikan hasil terbaik untuk Indonesia,” tegas Putu Panji.

Baca Juga:  Gelar Musrenbang RKPD, Wali Kota Semarang Ungkap Enam Prioritas Pembangunan Kota Semarang Tahun 2026

Nova Arianto: Kemenangan Hasil Kerja Sama Tim

Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, menilai kemenangan atas Australia merupakan hasil kerja keras seluruh anggota tim.

Nova mengaku tidak gentar menghadapi Australia yang datang sebagai salah satu tim kuat dan berstatus juara bertahan.

“Ini merupakan kerja keras dari semua pemain, termasuk staf pelatih dan staf ofisial. Semuanya bekerja sama,” ujar Nova.

Ia menegaskan keberhasilan lolos ke Piala Asia U-20 2027 tidak bisa dilepaskan dari kerja sama seluruh elemen tim.

“Saya bilang, ini adalah kerja sama tim yang membuat kita bisa lolos. Ini merupakan hasil dari kerja keras pemain, kerja keras pelatih, dan seluruh tim, sehingga kita bisa lolos ke Piala Asia,” kata Nova.

Perjalanan Indonesia di Grup H

Indonesia mengawali Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 dengan bermain imbang 0-0 melawan Malaysia.

Garuda Muda kemudian bangkit dengan kemenangan 3-0 atas Laos. Hasil tersebut membuat pertandingan terakhir melawan Australia menjadi laga penentuan untuk memperebutkan posisi teratas Grup H.

Indonesia akhirnya menjawab tantangan tersebut dengan kemenangan 2-0.

Secara keseluruhan, Garuda Muda mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan, mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang, tanpa mengalami kekalahan.

AFC memastikan Indonesia menjadi salah satu dari delapan juara grup yang lolos otomatis ke putaran final Piala Asia U-20 2027 bersama tuan rumah China dan para juara grup lainnya.

Kemenangan atas Australia pun menjadi penutup sempurna perjalanan Indonesia di babak kualifikasi.

Garuda Muda bukan hanya berhasil mengamankan tiket ke China, tetapi juga mengirim pesan bahwa generasi muda Indonesia siap bersaing di level Asia.***