USM Dukung PRIWOLA 2026, Dorong Kolaborasi Akademisi dan Dunia Komunikasi

InShot_20260918_091842781
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Kampus tidak hanya menjadi ruang untuk kegiatan akademik. Di tengah perkembangan dunia profesional dan komunikasi yang semakin dinamis, perguruan tinggi juga dapat menjadi ruang bertemunya berbagai gagasan, pengalaman, dan kolaborasi.

Semangat tersebut terlihat dalam penyelenggaraan The First PR Indonesia Corporate Communication Leader Awards 2026 atau PRIWOLA 2026 yang digelar PR Indonesia di Kota Semarang, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan yang menjadi ajang apresiasi bagi para pemimpin komunikasi tersebut berlangsung di Gedung Prof. Ir. Joetata Hadihardaja, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Semarang (USM).

Rektor USM Dr. Supari, S.T., M.T. dan Wakil Rektor III USM Dr. April Firman Daru, S.Kom., M.Kom. turut hadir dalam kegiatan tersebut.

USM mendukung pelaksanaan PRIWOLA 2026 melalui penyediaan venue sebagai bagian dari kerja sama dengan PR Indonesia.

Bagi USM, kolaborasi tersebut menjadi salah satu bentuk keterbukaan kampus terhadap berbagai pihak, termasuk dunia profesional, industri, media, dan masyarakat.

Rektor USM Dr. Supari mengatakan, perguruan tinggi memiliki peran yang lebih luas dibanding sekadar tempat berlangsungnya kegiatan akademik.

“Kampus tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya kegiatan akademik, tetapi juga dapat menjadi ruang bertemunya berbagai pihak, termasuk dunia profesional, industri, media, dan masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  KA Argo Muria Layani Pelanggan di Stasiun Batang Per 15 Agustus 2025, KAI Daop 4 Imbau Masyarakat Perhatikan Jadwal

Sementara itu, Founder dan CEO PR Indonesia, Asmono Wikan, mengapresiasi kolaborasi dengan USM dalam penyelenggaraan PRIWOLA 2026.

Menurut Asmono, kerja sama tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan penyediaan tempat untuk kegiatan.

Lebih dari itu, kolaborasi antara PR Indonesia dan USM dinilai dapat memperkuat hubungan antara dunia media dan akademisi.

“Saya berharap, kolaborasi dengan USM seperti ini sangat bagus sekali, tidak semata-mata hanya sebagai venue, tapi juga menguatkan prinsip-prinsip kolaborasi antara media dan akademisi untuk tidak semata-mata menyelenggarakan acara, tapi juga memberikan warna dengan memberikan inovasi di beberapa hal,” ujar Asmono.

PRIWOLA 2026 sendiri menjadi ajang apresiasi yang memberikan rekognisi kepada sejumlah pemimpin daerah perempuan serta pemimpin komunikasi di tingkat korporasi, kementerian, lembaga, dan perusahaan.

Para penerima penghargaan dinilai mampu memberikan inspirasi sekaligus dampak melalui kepemimpinan dan kiprahnya di bidang komunikasi.

Asmono menilai, para pemimpin perempuan yang mendapatkan apresiasi tahun ini mampu menunjukkan kinerja positif di tengah tantangan komunikasi yang semakin kompleks.

Menurut dia, kiprah tersebut diharapkan dapat membuka jalan bagi lahirnya generasi baru pemimpin komunikasi dan kehumasan.

Baca Juga:  Tim PkM USM Beri Pendampingan Kepada Para UMKM di Kampung Kripik Desa Blerong Demak

“Para pemimpin perempuan yang kita apresiasi di ajang PRIWOLA tahun ini itu benar-benar menunjukkan kinerja yang bagus, bisa memberi inspirasi dan sebagian dari mereka yang muda itu akan menjadi rising star untuk menjadi pemimpin-pemimpin PR ke depan,” ujarnya.

Kolaborasi PR Indonesia dan USM pun diharapkan tidak berhenti pada penyelenggaraan PRIWOLA 2026. Ke depan, kerja sama tersebut dapat dikembangkan melalui berbagai program dan inovasi baru.

Asmono juga berharap PRIWOLA terus berkembang dengan menghadirkan kategori-kategori penghargaan maupun inovasi lain yang semakin relevan dengan perkembangan ekosistem komunikasi di Indonesia.

“Terima kasih atas kerja sama yang baik dengan USM, sampai jumpa di PRIWOLA 2027,” ungkapnya.

Bagi salah satu penerima Anugerah PRIWOLA 2026 kategori Raising Women Communication Leader, Indriani Siswati, penghargaan tersebut menjadi pengalaman yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga memberikan dorongan untuk terus berkembang.

Indriani mengaku merasa terhormat sekaligus termotivasi karena penghargaan tersebut memiliki arti penting bagi perjalanan personal maupun profesionalnya.

“Sangat merasa terhormat dan juga merasa termotivasi karena penghargaan ini memberikan makna yang luar biasa kepada saya, baik secara personal maupun profesional,” ujar Indriani.

Baca Juga:  AlertGigs Ramaikan Akhir Pekanmu! Ini Dia Musisi Lokal yang Akan Menggetarkan Langit Semarang

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada PR Indonesia dan USM yang telah memberikan kesempatan untuk hadir serta menerima penghargaan tersebut.

Bagi Indriani, perkembangan teknologi dan semakin terbukanya akses informasi justru menjadi peluang bagi perempuan untuk mengambil peran yang lebih besar, khususnya di bidang kehumasan dan komunikasi.

Karena itu, dia mengajak perempuan yang ingin menekuni bidang tersebut untuk tidak berhenti belajar.

“Untuk rekan-rekan perempuan, jangan berhenti belajar. Justru pada saat ini di mana teknologi begitu berkembang, keterbukaan informasi terbuka sangat lebar, inilah kesempatan kita untuk mengambil peran, terus belajar, mengadopsi, beradaptasi dan makin mahir dalam bidang yang kita lakukan,” tuturnya.

Dia berharap semakin banyak ruang belajar yang tersedia bagi perempuan untuk meningkatkan keterampilan, memperkuat pengetahuan, dan mengimplementasikannya dalam berbagai peran, baik sebagai pelajar maupun pemimpin.

Pada akhirnya, PRIWOLA 2026 tidak hanya menjadi panggung penghargaan bagi para pemimpin komunikasi. Kehadiran kegiatan tersebut di lingkungan kampus juga menjadi gambaran bahwa kolaborasi antara akademisi, media, dan dunia profesional dapat membuka ruang baru bagi pertukaran gagasan serta lahirnya inovasi di bidang komunikasi.***(bgy)