Pascasarjana USM Gandeng RS Keluarga Sehat III Semarang, Hadirkan Health & Financial Talk “Jantung Sehat”
SEMARANG, (Harianterkini.id) – Menjaga kesehatan jantung tidak cukup dilakukan ketika keluhan mulai muncul. Kesadaran untuk mengenali faktor risiko dan melakukan pemeriksaan secara berkala menjadi bagian penting dari upaya menjaga kualitas hidup.
Pesan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan Health & Financial Talk bertajuk “Jantung Sehat” yang digelar melalui kolaborasi Program Pascasarjana Universitas Semarang (USM), RS Keluarga Sehat III Semarang, dan Global Agency Semarang.
Kegiatan tersebut akan berlangsung pada 26 September 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, di RS Keluarga Sehat III Semarang, Jalan Puri Anjasmoro G1/28, Kota Semarang.
Program ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan edukasi mengenai kesehatan jantung, tetapi juga memberikan kesempatan kepada keluarga besar Pascasarjana USM untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dengan biaya khusus.
Edukasi kesehatan dalam kegiatan tersebut akan menghadirkan dr. Alvin Tonang, Sp.JP(K), FIHA, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah.
Materi yang disampaikan akan membahas pentingnya menjaga kesehatan jantung, mengenali berbagai faktor risiko penyakit jantung, hingga pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Selain mendapatkan edukasi, peserta juga ditawarkan paket pemeriksaan kesehatan dengan harga khusus Rp395.000. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan tarif normal sebesar Rp1.250.000.
Peserta juga mendapatkan free voucher konsultasi dokter sebagai bagian dari layanan dalam program tersebut.
Paket pemeriksaan mencakup sejumlah pemeriksaan kesehatan, di antaranya darah lengkap, urin lengkap, SGOT, SGPT, trigliserida, HDL, LDL, gula darah puasa, gula darah 2 PP, ureum, kreatinin, eGFR, asam urat, HbA1c, serta pemeriksaan meal.
Direktur Pascasarjana Universitas Semarang, Dr. Muhammad Junaidi, S.H.I., M.H., mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian institusi pendidikan terhadap kesehatan keluarga besar USM.
Menurutnya, lingkungan perguruan tinggi tidak hanya berkaitan dengan pengembangan kemampuan akademik, tetapi juga perlu memberikan perhatian terhadap kualitas hidup dan kesehatan sivitas akademika.
“Kolaborasi ini merupakan bentuk kepedulian institusi pendidikan terhadap kesehatan keluarga besar USM. Pascasarjana Universitas Semarang tidak hanya berkomitmen pada pengembangan kapasitas akademik, tetapi juga ingin membangun kepedulian terhadap kualitas hidup dan kesehatan keluarga besar USM,” ujar Junaidi.
Ia berharap mahasiswa, alumni, karyawan, maupun keluarga besar USM dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperoleh informasi kesehatan sekaligus melakukan pemeriksaan dengan biaya yang lebih terjangkau.
Junaidi menambahkan, pemeriksaan kesehatan secara berkala penting dilakukan karena sejumlah faktor risiko penyakit jantung dapat berkembang tanpa menimbulkan keluhan yang berarti.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pemeriksaan, tetapi menjadi momentum untuk membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian dari investasi jangka panjang. Karena itu, kami mengajak keluarga besar Pascasarjana USM untuk memanfaatkan kesempatan ini,” katanya.
Tidak hanya menyasar peserta dewasa, kegiatan tersebut juga menghadirkan edukasi profesi dokter secara gratis bagi anak usia 9 hingga 12 tahun.
Program ini diharapkan dapat memberikan pengalaman edukatif kepada anak-anak mengenai dunia kedokteran sekaligus menanamkan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini.
Sementara itu, Business Partner Global Agency, Dra. Yustina Ratnawulan Wibowo, mengatakan kolaborasi antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
Menurutnya, kegiatan semacam itu dapat menjadi ruang untuk mempertemukan edukasi kesehatan dengan layanan pemeriksaan yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat.
Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat berkembang menjadi kolaborasi berkelanjutan yang menghadirkan program edukasi dan layanan kesehatan yang memiliki manfaat praktis.
Direktur RS Keluarga Sehat III Semarang, Dr. Yus, menyambut baik kolaborasi tersebut.
Ia mengatakan pihak rumah sakit siap mendukung pelaksanaan pemeriksaan dan edukasi kesehatan bagi peserta kegiatan.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara rutin dapat membantu seseorang mengetahui kondisi tubuh lebih awal sehingga upaya pencegahan maupun tindak lanjut dapat dilakukan sesuai kebutuhan.
Panitia menyampaikan sejumlah ketentuan bagi peserta yang ingin mengikuti paket pemeriksaan. Peserta minimal berusia 10–12 tahun, mendapatkan free voucher konsultasi dan pemeriksaan fisik oleh dokter umum, serta wajib membawa atau mengirimkan KTP.
Promo pemeriksaan tersebut tidak dapat digabungkan dengan promo lainnya. Pemeriksaan dimulai pukul 07.00 WIB, sedangkan proses pendaftaran dilakukan sesuai mekanisme yang telah disiapkan panitia.
Informasi dan pendaftaran dapat diperoleh melalui Darmono di nomor 0812-2587-8286 (USM) atau Nauri di nomor 0878-3477-7949 (Manulife).
Melalui kolaborasi tersebut, Pascasarjana USM, RS Keluarga Sehat III Semarang, dan Global Agency Semarang berharap kegiatan “Jantung Sehat” dapat menjadi lebih dari sekadar agenda pemeriksaan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun budaya hidup sehat, meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya deteksi dini, serta memperkuat kepedulian terhadap kesehatan di lingkungan pendidikan dan masyarakat.***(bgy)
