Selam Laut Kota Semarang Bidik 3 Emas Porprov Jateng 2026, Pertandingan Menunggu Izin di Tengah Duka

InShot_20261026_233824269
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Cabang olahraga (cabor) selam laut menjadi salah satu andalan kontingen Kota Semarang untuk mendulang medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.

Tim tuan rumah membidik tiga medali emas dari sejumlah nomor yang dipertandingkan di perairan Awann Costa Pearl of Java (POJ), Kota Semarang.

Pertandingan selam laut dijadwalkan berlangsung pada 25–27 Oktober 2026. Kontingen Kota Semarang menurunkan sembilan atlet yang berlaga pada tiga nomor utama, yakni Fin Swimming 3.000 meter, Orienteering Bawah Air (OBA) M Course, dan OBA 5 Point.

Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Semarang, Nur Hidayat, mengatakan seluruh nomor yang dipertandingkan memiliki peluang untuk menyumbangkan medali bagi Kota Semarang.

Menurutnya, peluang meraih hasil maksimal terbuka, terutama pada nomor Fin Swimming putra serta dua nomor OBA yang mengandalkan keterampilan, ketepatan, dan kemampuan atlet membaca kondisi perairan.

“Untuk di laut, potensi medali ada di Fin Swimming putra, terus sama OBA. OBA M Course sama OBA 5 Point itu semuanya berpeluang untuk dapat medali,” ujar Nur Hidayat, Minggu (25/10/2026).

Ia menegaskan, kontingen Kota Semarang menargetkan tiga medali emas dari cabang olahraga selam laut. Meski demikian, pencapaian target tersebut turut dipengaruhi kondisi alam selama pertandingan berlangsung.

“Targetnya kita tiga medali emas. Untuk OBA ini keterampilan ya, keterampilan dan faktor alam juga menentukan. Kalau kita main pas airnya tenang, tidak ada arus, tidak ada gelombang, ya insyaallah ketemu rambunya yang dicari,” jelasnya.

Baca Juga:  Tim Futsal Siwo Jateng Optimis Dapat Raih Emas di Porwanas XIV Kalsel

Pertandingan Menunggu Izin di Tengah Suasana Duka

Di tengah persiapan mengejar target prestasi, pelaksanaan pertandingan selam laut harus menunggu keputusan lebih lanjut setelah insiden yang menimpa atlet selam kontingen Kabupaten Jepara di kawasan Awann Costa.

Suasana duka masih menyelimuti para atlet dan ofisial yang berada di lokasi pertandingan. Kondisi tersebut turut memengaruhi kesiapan mental para peserta, mengingat sejumlah atlet memiliki hubungan pertemanan dekat dengan korban.

Nur Hidayat mengatakan, pihaknya memilih mengedepankan kondisi psikologis atlet dan menghormati suasana berkabung sebelum pertandingan dilanjutkan.

“Ya, menunggu dulu. Jadi mental anak-anak sedikit ada shock juga. Semua kontingen rata-rata sudah beberapa juga pamit balik ke penginapan,” katanya.

Ia menjelaskan, keputusan mengenai kelanjutan pertandingan masih menunggu arahan dan izin dari pihak terkait, termasuk kepolisian dan KONI Jawa Tengah.

Menurutnya, apabila pertandingan memungkinkan untuk dilanjutkan, pihaknya berharap pelaksanaan dapat dimulai kembali pada Senin (26/10/2026). Namun, keputusan tersebut tetap bergantung pada hasil koordinasi dan pertimbangan keselamatan.

“Harapannya polisi tetap dilanjutkan karena memang berpotensi emas tadi. Kalau dari tuan rumah sendiri kita minta hari ini untuk masa berduka dulu. Kalau diizinkan dari KONI Jateng, ya besok baru mulai lagi,” tambahnya.

Baca Juga:  Universitas Semarang Seleksi 40 Atlet Calon Penerima Beasiswa Prestasi Nonakademik 2026

Ia menilai, memaksakan pertandingan ketika atlet masih mengalami tekanan emosional berpotensi membuat penampilan mereka tidak maksimal. Karena itu, kesiapan mental peserta menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum kompetisi kembali digelar.

“Kalau di nomor laut ini dipaksakan pun anak-anak juga masih berduka. Rata-rata mereka karena teman semua ya. Ada trauma shock-nya ini. Pasti enggak akan maksimal,” ungkapnya.

Dewi Ayu Tetap Optimistis Membidik Dua Emas

Di tengah situasi tersebut, atlet putri selam laut Kota Semarang, Dewi Ayu Kusumaningtyas, tetap menyimpan optimisme untuk meraih prestasi. Ia dijadwalkan turun pada dua nomor, yakni OBA 5 Point dan OBA M Course.

Dewi menegaskan kesiapannya untuk bersaing dan berupaya memberikan hasil terbaik bagi kontingen Kota Semarang.

“Harus optimis emas,” tegas Dewi saat ditemui di lokasi pertandingan.

Mahasiswi program magister (S2) Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang baru saja menyelesaikan Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Universitas PGRI Semarang (Upgris) itu menargetkan dua medali emas dari dua nomor yang diikutinya.

Untuk menghadapi Porprov Jateng 2026, Dewi mengaku telah menjalani persiapan secara matang. Latihan rutin dilakukan di perairan Awann Costa, disertai latihan di kolam renang untuk menjaga kondisi fisik dan kesiapan bertanding.

Ia menilai kondisi perairan selama persiapan cukup mendukung. Dewi juga optimistis mampu bersaing dengan atlet-atlet dari daerah lain, meskipun mengakui terdapat sejumlah lawan yang patut diwaspadai.

Baca Juga:  Indonesia Hadapi Kompleksitas Urbanisasi

“Kondisi race di sini rata-rata kondusif untuk bertanding. Lawan-lawan bisa diimbangi lah. Paling berat untuk OBA ada dari Cilacap sama Jepara,” kata Dewi, yang pernah meraih medali perunggu nomor OBA M Course pada Porprov 2023 di Jepara.

Sesuai jadwal awal, nomor OBA M Course direncanakan berlangsung pada Minggu (25/10/2026), sedangkan OBA 5 Point dijadwalkan pada Senin (26/10/2026). Namun, pelaksanaan kedua nomor tersebut kini menunggu keputusan resmi panitia dan KONI Jawa Tengah.

Sembilan Atlet Perkuat Kontingen Kota Semarang

Kontingen Kota Semarang menurunkan sembilan atlet untuk berlaga pada tiga nomor selam laut Porprov XVII Jawa Tengah 2026.

Berikut daftar atlet beserta nomor yang diikuti:

  1. Samuel Revan Harsono – Fin Swimming 3.000 meter.
  2. Zhafira Putri Atha Nasya – Fin Swimming 3.000 meter.
  3. Imanuel Krisna Oktavian – Fin Swimming 3.000 meter.
  4. Dewi Ayu Kusumaningtyas – OBA 5 Point dan OBA M Course.
  5. Salma Vinabella Djatmiko – OBA 5 Point.
  6. Ivander Raisa Hidayat Saputro – OBA 5 Point.
  7. Muhammad Farhan Ramadhani – OBA 5 Point.
  8. Naufal Luthfi Zaini – OBA M Course.
  9. Denandra Sandang Sana – OBA M Course.

Dengan kekuatan sembilan atlet tersebut, Kota Semarang berharap dapat memenuhi target tiga medali emas. Namun, di tengah persaingan olahraga, keselamatan dan kesiapan mental atlet tetap menjadi perhatian utama sebelum pertandingan selam laut kembali dilanjutkan.***