Realisasi Jargas Surabaya Dekati 50 Ribu Sambungan, PGN Genjot Sosialisasi

IMG-20261027-WA0005
Bagikan:

SURABAYA – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus memperluas akses jaringan gas bumi (jargas) bagi rumah tangga di Kota Surabaya. Selain mempercepat pengembangan jaringan, PGN mengintensifkan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat dan keselamatan penggunaan gas bumi.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan sosialisasi bagi pelanggan dan calon pelanggan di Kelurahan Lontar, Surabaya, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini menjadi sosialisasi ketujuh yang digelar PGN Area Surabaya sepanjang 2026.

Area Head Surabaya PGN Sales and Operation Region III (SOR III), Arief Nurrachman, mengatakan sosialisasi tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan layanan jargas sekaligus memberikan pemahaman mengenai prosedur pemasangan dan keselamatan penggunaan gas bumi.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat semakin mengenal manfaat gas bumi, memahami aspek keselamatan penggunaannya, sekaligus memperoleh informasi mengenai layanan jaringan gas bumi yang tersedia di wilayahnya,” ujar Arief.

Kegiatan dikemas secara interaktif melalui senam bersama, lomba mewarnai bagi anak-anak tingkat TK dan PAUD, serta lomba memasak menggunakan gas bumi. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendekatkan PGN dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan pemanfaatan gas bumi dalam aktivitas rumah tangga.

Baca Juga:  Pertamina Catat Konsumsi Gasoline Naik Enam Persen di Riau

Arief menjelaskan, pengembangan jaringan gas bumi di Jawa Timur telah berlangsung sejak 1996 dan terus diperluas secara bertahap. Khusus Kota Surabaya, PGN menjalankan penugasan pengembangan jargas dengan target 59.900 sambungan selama periode 2025–2026.

Hingga menjelang akhir 2026, realisasi pengembangan jaringan tersebut disebut telah mendekati 50.000 sambungan. PGN pun terus mengintensifkan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mendukung pencapaian target yang telah ditetapkan.

Salah satu wilayah pengembangan jargas adalah Kelurahan Lontar. Di kawasan ini, target pengembangan periode 2025–2026 mencapai sekitar 4.500 sambungan. Namun, jaringan gas bumi belum menjangkau seluruh wilayah kelurahan sehingga pemasangannya dilakukan secara bertahap.

Dengan sekitar 30.000 rumah tangga yang tersebar di 16 RW, perluasan jargas di Lontar dilaksanakan berdasarkan perencanaan pembangunan jaringan.

“Pada 2026, terdapat lima RW yang sedang dalam proses pemasangan jaringan gas bumi. Untuk pengembangan selanjutnya, kami juga telah mengusulkan perluasan jaringan di 10 RW pada 2027, dengan realisasi yang akan menyesuaikan perencanaan dan persetujuan program terkait,” jelas Arief.

Baca Juga:  Presiden: Pemerintah Segera Upayakan Evakuasi 20 WNI Korban TPPO dari Myanmar

Menurut dia, sosialisasi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kelurahan, RW, hingga RT. Langkah ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan informasi yang memadai mengenai manfaat layanan, tahapan pemasangan, serta prosedur keselamatan penggunaan gas bumi.

Selain Kelurahan Lontar, pengembangan jaringan gas bumi di Surabaya juga mencakup sejumlah wilayah, antara lain Kandangan, Sememi, Simo Mulyo Baru, Manukan Kulon, Manukan Wetan, Gunung Anyar, Menur, dan Mojo.

Arief berharap sosialisasi tersebut dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan gas bumi sekaligus memperkuat kolaborasi PGN dengan pemerintah daerah dalam memperluas akses energi.

“Kami berharap semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat gas bumi sebagai energi yang praktis dan nyaman digunakan. PGN juga akan terus berkolaborasi dengan pemerintah setempat, termasuk Kelurahan Lontar, untuk mendukung pengembangan layanan gas bumi yang mengutamakan keselamatan dan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Lurah Lontar, Iwan Ahmadi, mengatakan masyarakat menyambut positif pengembangan jaringan gas bumi di wilayahnya. Meski demikian, pemasangan jaringan belum dapat dilakukan sekaligus karena harus mengikuti tahapan dan program yang telah ditetapkan.

Baca Juga:  Resmikan Indonesia Arena, Presiden : Pihak Penyelanggara Konser Silahkan Daftarkan

“Warga kami sebenarnya sangat antusias. Mereka sudah memahami kenyamanan dan aspek keselamatan penggunaan gas bumi. Hanya saja, karena ini merupakan program pemerintah, pemasangannya tidak bisa dilakukan sekaligus dan harus bertahap,” ujar Iwan.

Ia berharap perluasan jaringan gas bumi dapat menjangkau lebih banyak warga, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tersebar di berbagai RW di Kelurahan Lontar.

“Harapan kami, ke depan jaringan gas bumi bisa menjangkau seluruh warga. Di setiap RW terdapat UMKM. Dengan tersambungnya jaringan gas bumi, kami berharap kegiatan usaha masyarakat bisa lebih efisien, aman, dan nyaman,” katanya.

Melalui perluasan jaringan dan edukasi berkelanjutan, PGN berupaya meningkatkan pemanfaatan gas bumi di Surabaya dengan tetap mengedepankan keselamatan serta memperluas akses energi bagi rumah tangga dan pelaku usaha.