Ferry Wawan Cahyono Ajak Anak Muda Kreatif Kembangkan Seni Animasi

IMG-20231117-WA0006
Bagikan:

SEMARANG (Harianterkini.id) – Wakil Ketua DPRD Jateng, Ferry Wawan Cahyono, menyoroti pesatnya perkembangan seni animasi yang sejalan dengan kemajuan zaman yang semakin modern dan canggih.

Peningkatan ini mencerminkan dorongan kreativitas yang tinggi dalam dunia seni animasi.

Ferry menyadari pentingnya seni animasi sebagai medium komunikasi visual yang efektif dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat

” Perkembangan zaman yang semakin modern dan canggih, perkembangan Seni Animasi pun ikut meningkat dan berkembang pesat,” kata Ferry kepada Harianterkini.id, beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  STIE Semarang Apresiasi Pemprov Jateng ; Renovasi Gedung dengan Bantuan Dana Hibah

Seni animasi tidak hanya hadir dalam hiburan semata, tetapi juga menjadi alat efektif untuk edukasi, promosi, dan menyampaikan informasi kompleks dengan cara yang menarik.

Sebagai contoh, Film-film modern saat ini semakin menggabungkan teknologi animasi untuk menciptakan pengalaman visual yang luar biasa.

Ferry menjelaskan, dari teknik klasik dengan berlembar-lembar kertas gambar hingga penggunaan perangkat lunak canggih, perkembangan film animasi mencerminkan evolusi teknologi dalam industri ini.

” Kita saksikan saja film-film sekarang banyak menggunakan efek-efek animasi (animation effect). Film animasi, awal penemuannya dibuat dari berlembar-lembar kertas gambar yang kemudian di-”putar” sehingga muncul efek gambar bergerak,” jelas Ferry.

Baca Juga:  USM Lakukan Benchmarking ke Universiti Teknologi Malaysia Bahas Kolaborasi Riset dan Pengabdian

Diketahui, Ferry dikenal juga sebagai tokoh yang peduli dengan ekonomi kreatif, sebelumnya ia pernah menerima penghargaan Lifetime Achievement Hipka Jateng dari Himpunan Pengusaha Kahmi Jawa Tengah, sebagai Politisi Penggerak Ekonomi Kerakyatan di Jawa Tengah.

Ferry dinilai memilki kepedulian terhadap ekonomi kerakyatan di Jawa Tengah.

Seperti diketahui, sejumlah upaya yang dilakukan untuk menggerakan Ekonomi Kreatif (Ekraf) seperti, terlibat langsung bersama anak- anak muda kreatif Banjarnegara,Purbalingga dan Kebumen membuat film dan lagu dengan nuansa kearifan lokal.

Baca Juga:  Komitmen Tinggi Terhadap K3, Manajemen PLN Inspeksi Lapangan ke Proyek GITET 500 kV Ampel/Boyolali

Ferry bahkan langsung terjun terlibat langsung menjadi pemain bahkan menjadi Executive produser.

Terakhir, Ferry meyakini bahwa investasi dalam peningkatan keterampilan dan pengetahuan di sektor animasi akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan industri kreatif Indonesia.

” Teknologi semacam ini sangat menunjang bagi anak-anak muda kita untuk terus berkarya,” tandasnya.