Hadiri Sertijab Kepala BPK Jateng, Pj Gubernur Harap Peningkatan Sinergi dan Kolaborasi

Bagikan:

SEMARANG (Harianterkini.id) – Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, menghadiri acara serah terima jabatan Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Tengah pada Kamis (15/8/2024). Acara tersebut berlangsung di Auditorium Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah dan menandai pergantian kepemimpinan dari Hari Wiwoho kepada Karyadi.

Sebelumnya, Karyadi menjabat sebagai Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, sementara Hari Wiwoho pindah tugas menjadi Inspektur Utama di Inspektorat Penegakan Integritas BPK RI.

Baca Juga:  Dukung Penuh! Ferry Wawan Cahyono Sambut Ditunjuknya Adies Kadir sebagai Wakil Ketua DPR RI

Nana Sudjana menyampaikan apresiasi atas kinerja Hari Wiwoho selama memimpin BPK Jawa Tengah, yang berhasil melaksanakan tugas pengelolaan keuangan di Pemprov Jateng dan pemerintah kabupaten/kota dengan baik. Dia juga menyatakan terima kasih atas kerja sama yang baik selama ini.

“Selama menjabat sebagai Kepala Perwakilan BPK Jateng, kami berhasil mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih,” ujarnya.

Baca Juga:  Ajang Anugerah Humas Indonesia di Surabaya, Wali Kota Semarang Raih Penghargaan Pemimpin Perempuan Terpopuler

Nana berharap sinergi dan kolaborasi yang baik dapat ditingkatkan di bawah kepemimpinan baru, terutama terkait dengan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Dengan saran dan rekomendasi yang diberikan, Pemprov Jateng dapat mengembangkan sistem pemerintahan yang lebih baik dan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 13 kali berturut-turut,” tambahnya.

Baca Juga:  Dosen USM Perkuat Jejaring Akademik Global Lewat Forum Internasional di Thailand

Anggota V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Ahmadi Noor Supit, menambahkan bahwa tingkat penyelesaian tindak lanjut atas rekomendasi pemeriksaan BPK di Provinsi Jateng sangat baik, mencapai 93,52 persen hingga akhir 2023, melebihi target nasional 75 persen.

“Meskipun sudah baik, kami mendorong untuk terus meningkatkannya. Bila ada kendala, silakan berkonsultasi dengan BPK Perwakilan Jawa Tengah,” katanya.