Pertama dalam Sejarah, Pemerintah Perioritaskan Pertahanan Negara

IMG_20230309_212904
Bagikan:

JAKARTA (Harianterkini.id) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus menggenjot kebutuhan pembangunan pertahanan negara, oleh karena itu Menteri Pertahanan RI Prabowo apresiasi langkah pemerintah Jokowi dalam memprioritaskan kebutuhan pertahanan.

Hal ini disampaikan ketika Jokowi meninjau langsung pemberian Pesawat C-130J-30 Super Hercules, di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Rabu (8/3).

“Dukungan Pak Joko Widodo saya lihat dalam sejarah untuk pertahanan itu terbesar, terbesar. Tapi kita, beliau punya prioritas, kita kemarin mengalami Covid yang sangat berbahaya, jadi prioritas beliau, kita utamakan keselamatan rakyat,” kata Prabowo.

Baca Juga:  Update Terbaru Tanah Longsor Banjarnegara, Tim SAR Gabungan Kembali Berhasil Menemukan Lagi Dua Korban yang Hilang Dalam Keadaan Meninggal Dunia

Presiden Jokowi sendiri mengatakan bahwa pembangunan postur pertahanan negara akan disesuaikan dengan ketersediaan APBN dan terus dilakukan secara bertahap.

“Ya semuanya disesuaikan dengan anggaran yang kita miliki. Tapi kita ingin berusaha agar terpenuhi,” katanya.

Baca Juga:  Saat Bertugas Kejar KKB Iptu Tomi Hilang, Polda Papua Kerahkan 510 Personil Gabungan

“Seperti hari ini, yang kita pesan ada lima, tadi Pak Menhan menyampaikan, hari ini datang satu, nanti Juni tambah satu lagi, Juli tambah satu lagi, Oktober tambah satu, Januari tahun depan tambah satu. Lima pesawat yang akan datang ke negara kita,” tambahnya.

Seluruh kegiatan perbaikan pesawat Super Hercules ini nantinya akan dilaksanakan di tanah air. Hal tersebut mencakup perbaikan dan overhaul berat seperti penggantian center wing box.

Baca Juga:  Wakil Wali Kota Semarang Pimpin Upacara Hari Perhubungan Nasional 2025, Pemkot Semarang Siap Wujudkan Transportasi Inklusif Dukung Pertumbuhan Ekonomi

“MRO-nya, maintenance repair overhaul akan di Indonesia dilaksanakan. Sebagaimana pesawat yang kedua ini sudah dilaksanakan di Indonesia semua. Ini termasuk overhaul berat pergantian center wing box ini sangat sulit, pertama kali kita lakukan di Indonesia,” tandas Prabowo.
Di