Mendagri Dorong Percepatan Pengeringan Jagung Serapan Lokal

hdfx
Bagikan:

JAKARTA (Harianterkini.id) – Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Jenderal Pol (Purn) Prof. Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D., meminta percepatan pengeringan jagung serapan lokal agar bisa segera tersalurkan kepada peternak. Hal ini juga akan membuat harga pakan ternak dapat terkendali.

Baca Juga:  Uluran Tangan Pemkot Semarang kepada Mantan Pemain PSIS Semarang Budiono Sutikno

“Persoalannya, bagaimana menyerap panen jagung petani dan mengeringkannya secara cepat hingga bisa terdistribusikan,” ujarnya, dilansir dari laman RRI, Senin (29/4).

Pada Rapat Pengendalian Inflasi Daerah di Jakarta, Mendagri menyebutkan bahwa meski panen raya tengah berlangsung, faktanya jagung hasil serapan lokal belum bisa diterima peternak. Ini karena kondisi jagung yang masih dalam keadaan basah.

Baca Juga:  Pasang Baliho, Caleg dan Parpol Dilarang Gunakan Kalimat Ajakan Coblos

Akibatnya, penggunaan jagung untuk pakan ternak hingga saat ini masih bergantung pada produk impor. Jagung impor yang dijadikan cadangan pangan pemerintah tersebut lebih siap digunakan karena sudah dalam kondisi kering.

Baca Juga:  Terima Dubes Prancis, Wali Kota Semarang Buka Ruang Kolaborasi Global di Bidang Budaya hingga Ekonomi Kreatif

Di akhir kesempatan ia mengatakan harga telur dan daging ayam sangat dipengaruhi oleh pakan. “Jika percepatan pengeringan jagung serapan lokal bisa dilakukan, harga kedua komoditas itu dapat terkendali,” ujarnya.