Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Pencegahan Konflik Sosial

IMG-20240609-WA0009
Bagikan:

PURBALINGGA (Harianterkini.id) – Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono pentingnya peran Masyarakat dalam mencegah konflik sosial serta dapat menampilkan suasana sejuk dan aman di lingkungan masyarakat.

Hal itu disampaikan Ferry dalam kegiatan Peningkatan Masyarakat Sipil dalam Penyelesaian Konflik Sosial dengan mengusung tema ‘Melalui Koordinasi dan Sinergitas Kita Tingkatkan Peran Aktif Masyarakat Dalam Mencegah Konflik Sosial’ oleh Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, di Kabupaten Purbalingga, Minggu (9/6).

Baca Juga:  Peringati Hardiknas 2023, Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry: Majukan Generasi Bangsa

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan konflik sosial sangat krusial untuk memastikan stabilitas dan keamanan di Jawa Tengah.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk lebih proaktif dalam mencegah konflik sosial. Dengan begitu, kita dapat menampilkan suasana yang lebih sejuk dan aman di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya sekedar seremonial, namun dapat membawa dampak nyata dengan meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga ketertiban dan keharmonisan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Gets Premiere Semarang Manjakan Calon Pengantin dengan Promo Wedding dan Cashback Rp3 Juta

Ferry juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan warga sangat diperlukan untuk menciptakan kondisi sosial yang kondusif.

“Dengan adanya kolaborasi yang baik, kita bisa mengantisipasi potensi konflik sejak dini dan mengambil langkah-langkah preventif yang efektif,” tambah Ferry.

Baca Juga:  LPTQ Kota Semarang Gelar Rakerda 2025, Mantapkan Konsolidasi Jelang MTQ Provinsi dan Nasional

Dalam penanganan berbagai persoalan, hendaknya masyarakat tetap dalam koridor hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan yang tidak kalah penting selalu mengedepankan sikap toleransi antar individu dengan kelompok masyarakat.

Penyadaran masyarakat untuk selalu mengamalkan Ideologi Pancasila yang didalamnya terkandung sifat keimanan dan ketaqwaan, kerukunan hidup yang berperikemanusiaan, azas musyawarah/ mufakat dan keadilan sosial.