Dua Penumpang Terjepit Usai Hiace Tabrak Truk di Tol Pemalang, Tim SAR Lakukan Ekstrikasi

InShot_20260917_225123348
Bagikan:

PEMALANG, (Harianterkini.id) – Perjalanan sebuah minibus Hiace dari Jakarta menuju Semarang berakhir dengan kecelakaan di ruas Tol Pemalang, Rabu (16/9/2026) dini hari.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.40 WIB di Tol Pemalang KM 306, Kabupaten Pemalang.

Minibus yang membawa sembilan penumpang tersebut melaju di jalur A sebelum menabrak sebuah truk yang tengah berhenti di bahu jalan.

Truk diketahui berhenti setelah mengalami pecah ban.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono mengatakan kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi minibus kehilangan konsentrasi akibat mengantuk saat berkendara.

“Dugaan sementara, pengemudi minibus Hiace kehilangan konsentrasi akibat mengantuk saat melaju dari arah Jakarta menuju Semarang. Kendaraan kemudian menabrak truk yang sedang berhenti di bahu jalan karena mengalami pecah ban,” kata Budiono.

Baca Juga:  Genjot Pembangunan Pembangkit EBT, PLN dan Ditjen Ketenagalistrikan Kunjungi Proyek PLTS Apung Cirata dan PLTA Jatigede

Informasi mengenai kecelakaan tersebut diterima Tim SAR pada pukul 04.55 WIB dari Tatak Rescue Tol Pemalang.

Unit Siaga SAR Pemalang bersama tim SAR gabungan kemudian bergerak menuju lokasi pada pukul 05.10 WIB.

Tim tiba sekitar pukul 05.34 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan penanganan serta evakuasi korban.

Dari sembilan penumpang yang berada di dalam minibus, tujuh orang berhasil keluar dari kendaraan secara mandiri.

Sementara itu, dua penumpang lainnya mengalami kondisi kaki terjepit pada bagian bodi kendaraan.

Baca Juga:  Mitra Bukalapak Bantu Warung Tingkatkan Pendapatan Lewat Strategi Branding

Kondisi tersebut membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan menggunakan peralatan ekstrikasi.

“Dalam kejadian tersebut terdapat sembilan penumpang. Sebanyak tujuh penumpang berhasil melakukan evakuasi secara mandiri, sedangkan dua penumpang mengalami kondisi kaki terjepit pada bagian bodi kendaraan sehingga membutuhkan proses evakuasi menggunakan peralatan ekstrikasi,” ujar Budiono.

Dua korban yang dievakuasi menggunakan peralatan ekstrikasi masing-masing Dinar (21) dan Raya (25). Keduanya diketahui beralamat di Jalan Meran, Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Setelah berhasil dikeluarkan dari kendaraan, kedua korban langsung dibawa ke RS Siaga Medika Pemalang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Baca Juga:  Ikut Berpartisipasi Meramaikan Pameran dan Kontes Tanaman Hias 2025 di Wonderia, Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia Cabang Kota Semarang Menampilkan 54 Jenis Bonsai

Proses evakuasi berlangsung dengan melibatkan tim SAR gabungan. Koordinasi antarpetugas dilakukan untuk memastikan korban yang terjebak dapat dikeluarkan dengan aman dari kendaraan.

Budiono menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses penanganan kecelakaan tersebut.

Ia juga mengingatkan para pengemudi agar tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan ketika kondisi tubuh mulai lelah atau mengantuk.

“Terima kasih atas kerja sama tim SAR gabungan sehingga evakuasi berjalan lancar. Kami mengimbau kepada para pengemudi untuk beristirahat yang cukup apabila merasa mengantuk. Utamakan keselamatan di jalan,” pungkasnya.***