Pemkot Semarang Terima Bantuan 3,1 Triliun untuk Bangun SPALD-T melalui Pendekatan CISP

Screenshot 2024-07-26 184041
Bagikan:

SEMARANG (Harianterkini.id) – Kota Semarang menerima bantuan anggaran sebesar 3,1 triliun untuk pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) melalui pendekatan Citywide Inclusive Sanitation Project (CISP). Anggaran tersebut diberikan oleh Kementerian PUPR melalui dana Loan Asian Development Bank (ADB) dan diterima oleh Pemerintah kota (Pemkot) Semarang, yang diwakili Kepala Bappeda, Jumat (26/7) di Jakarta.

Di tempat terpisah, wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan jika Pemkot Semarang mendapatkan support luar biasa dari Pemerintah pusat termasuk dalam upaya pengentasan persoalan kemiskinan.

Baca Juga:  Gets Premiere Semarang Manjakan Calon Pengantin dengan Promo Wedding dan Cashback Rp3 Juta

“Banyak bantuan dari Pemerintah Pusat, hari ini ada dari Kementerian PUPR launching SPALD-T di Jakarta yang juga untuk mengurangi kemiskinan dan stunting. Di dalam pengolahan limbah ini kan ada sanitasi yang menjadi indikator bagaimana kemiskinan dan stunting bisa berkurang,” kata Mbak Ita, sapaan akrab wali kota Semarang.

Pembangunan SPALD-T Skala Perkotaan Kota Semarang bertujuan untuk meningkatkan akses sanitasi aman melalui penyediaan infrastruktur SPALD-T yang baik. Sistem yang dilakukan adalah dengan mengalirkan air limbah domestik dari sumber secara kolektif ke sub-sistem pengolahan terpusat.

Baca Juga:  Nasmoco Hadirkan Ekosistem Mobilitas Lengkap di GIIAS Semarang 2025

Pembangunan SPALD-T skala perkotaan dengan pendekatan Citywide Inclusive Sanitation Project (CISP) akan dilaksanakan di tiga kota pilot atau percontohan yaitu Kota Semarang, Kota Pontianak, dan Kota Mataram.

Kota Semarang mendapat alokasi dana terbesar, yakni 3,1 trilyun. Sedangkan Kota Pontianak menerima alokasi 1,5 trilyun dan Kota Mataram mendapatkan alokasi anggaran sebesar 1 trilyun.

Baca Juga:  Resmikan Tugu Gotong Royong, Ferry Wawan Cahyono Apresiasi Langkah Bupati Arif Dongkrak Pembangunan Daerah

“3,1 triliun dari ADB itu untuk 7 paket pekerjaan SPALD-T dan diselesaikan sekitar tahun 2030. Tapi Kementrian PUPR berkomitmen agar bisa selesai di tahun 2029,” pungkas Mbak Ita.

Dalam program CISP tersebut, anggaran untuk Kota Semarang sebesar 3,1 triliun digunakan untuk pembangunan SPALD-T dengan kapasitas 100.000 m3 dan IPLT 250 m3 di Kelurahan Banjardowo, Kecamatan Genuk.