Polrestabes Semarang Kawal Demonstrasi Mahasiswa Dengan Humanis

InShot_20250219_170304840
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Polrestabes Semarang berhasil mengamankan demonstrasi damai yang digelar oleh kelompok mahasiswa di Kantor Gubernur dan Balai Kota Semarang, dengan memastikan aspirasi mereka didengar dengan aman dan tertib, Selasa, 18 Februari 2025.

Di bawah pengawasan ketat Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M Syahduddi, demonstrasi berjalan lancar tanpa insiden dan tidak ada bentrokan.

Hal itu dikarenakan, polisi menerapkan langkah-langkah pengamanan yang manusiawi, sebagai bentuk komitmen menjaga keselamatan masyarakat dengan tetap menghormati hak atas kebebasan berekspresi.

Baca Juga:  Perkuat Hubungan Antar Anggota, Komunitas Otomotif Low Cost Green Car Semarang Rayakan Ulang Tahun ke-3

Kombes Pol M Syahduddi mengatakan bahwa pentingnya menciptakan lingkungan yang kondusif untuk aksi protes damai.

“Tujuan kami adalah memastikan setiap orang dapat menyampaikan pendapatnya aman dan tertib. Kami ingin menjaga keamanan dan tanpa ada insiden apapun dari kedua belah pihak,” kata Kombes Pol M Syahduddi usai acara demo.

Baca Juga:  Lebih dari 1 Juta Penumpang Gunakan Face Recognition, KAI Daop 4 Semarang Mantapkan Langkah Digitalisasi

Sebagai upaya untuk mendukung para demonstran, Kombes Pol M Syahduddi dengan insiatif pribadi membagikan air mineral dalam kemasan kepada para peserta, yang semakin menyoroti pendekatan empati yang diambil oleh pihak Kepolisian selama aksi tersebut.

Para demonstran diberi kebebasan untuk menyampaikan orasi sambil tetap berada di bawah pengawasan ketat untuk mencegah potensi gangguan.

Baca Juga:  Dinkes Semarang Temukan 240 Kasus HIV Baru Selama Januari-Mei 2026, Deteksi Dini Terus Diperkuat

“Kami memberikan kebebasan seluas-luasnya dalam menyampaikan pendapat namun tetap memegang kaidah keamanan dan ketertiban,” jelasnya.

Kolaborasi antara polisi dan demonstran mahasiswa menunjukkan komitmen untuk melakukan protes damai, menegaskan kembali prinsip-prinsip demokrasi dan dialog terbuka di Semarang.

Dengan keberhasilan pengamanan secara humanis pelaksanaan acara ini, pihak berwenang bertujuan untuk menumbuhkan budaya keterlibatan masyarakat yang aman dan konstruktif di kota Semarang.***