Bersama Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI, Wali Kota Semarang Hadiri Acara Mustika Rasa 2025

InShot_20250629_134508392
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Wali Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M. mengapresiasi gelaran Festival Mustika Rasa 2025 yang berlangsung meriah di gedung Oudetrap, kawasan Kota Lama, pada Sabtu, 28 Juni 2025.

Diketahui bahwa, pada kesempatan tersebut, Wali Kota Semarang menghadiri acara itu bersama Wakil Menteri/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (RI), Irene Umar.

Acara yang menggabungkan karya seni rupa, kuliner Nusantara, dan edukasi kebangsaan ini dianggap sebagai bentuk konkret penguatan karakter kota serta identitas budaya nasional dalam rangka memperingati bulan Bung Karno.

“Tentu menggairahkan Kota Semarang, menyempurnakannya sebagai kota perdagangan dan jasa dengan pameran seni. Mudah-mudahan ini juga menjadi salah satu hal yang menarik perhatian orang untuk datang ke Kota Semarang,” ujar Wali Kota Semarang yang akrab disapa Agustina itu.

Baca Juga:  H+1 Lebaran, Menhub Koordinasikan Pengelolaan Puncak Arus Balik di Posko Terpadu

Selain itu menurut Agustina, pada lomba display kuliner yang ditampilkan dalam festival ini tak hanya menggugah selera, namun juga menyimpan nilai historis dan budaya yang kuat.

Ia berharap para chef hotel yang menjadi peserta lomba dapat mengambil inspirasi dari Mustika Rasa, buku resep masakan Nusantara yang diinisiasi oleh Presiden Soekarno.

“Nah, dari situ kita akan bisa melihat bahwa resep Indonesia tidak kalah. Jadi sebenarnya bisa menjadi sajian di hotel internasional,” jelasnya.

Baca Juga:  Jelang Lebaran 2023, Polda Riau Cek Kesiapan Pangan: Pastikan Stok Aman

Ia juga menekankan pentingnya memperkenalkan masakan warisan bangsa ke dunia internasional melalui dapur-dapur hotel berbintang lima.

Festival ini juga menjadi ruang refleksi sejarah dan edukasi kebangsaan melalui lomba  menggambar dan mewarnai anak-anak.

“Kita juga membangkitkan memori anak-anak untuk mengenal Garuda Pancasila,” kata Agustina seraya menekankan bahwa Bulan Juni adalah waktu tepat untuk memperkuat identitas nasional melalui seni dan budaya.

Di sisi seni rupa, ratusan karya lukisan bertema Bung Karno ditampilkan dengan ragam gaya dan ekspresi oleh 50 seniman lokal.

Agustina menyampaikan bahwa pameran semacam ini harus sering digelar karena membuka ruang bagi seniman dan menarik minat kolektor.

Baca Juga:  Walikota Semarang Ajak OPD Lakukan Inovasi untuk Kejar PAD 2,38 Triliun di Tahun 2024

“Saya kira ini bagus ya. Harus sering dilaksanakan, tidak hanya lukisan Bung Karno, tapi juga pameran seniman di Kota Semarang,” pungkasnya.

Festival ini diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan Bulan Bung Karno. Bermula sejak 26 sampai 30 Juni 2025, masyarakat dapat menikmati pameran lukisan bertema Bung Karno di Gedung Oudetrap.

Lalu pada puncak festival 28 Juni, terdapat lomba menggambar dan mewarnai bagi anak-anak, lomba display kuliner berbasis resep Mustikarasa, hingga penampilan flashmob di ruang publik Kota Lama.

Dengan suksesnya festival ini, Pemkot Semarang berharap identitas kebangsaan dan kreativitas lokal semakin tumbuh dan diperkuat melalui panggung seni dan rasa.***