Mahasiswa Ilkom USM Beri Pelatihan Branding dan Digital Marketing Kepada Pelaku UMKM Bangunharjo

InShot_20250711_101135931
Bagikan:

Rifda Naja, Pebulutangkis Universitas Semarang Yang Meraih Medali Emas Dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Piala Rektor Undip. foto : ist

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Setelah sukses menyelenggarakan pelatihan pertama bertema ”USM Beri Edukasi Digital Pemanfaatan QRIS ke UMKM Bangunharjo”. Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (Ilkom USM) kembali melanjutkan komitmennya mendampingi pelaku UMKM melalui Pelatihan Branding & Digital Marketing serta Focus Group Discussion (FGD) UMKM Digital di Kelurahan Bangunharjo, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, baru-baru ini.

Baca Juga:  Kisah IPTU Yanuar Triatmaja, Polisi Sekaligus Pelatih Kempo yang Berdedikasi untuk Prestasi Anak Bangsa

Ketua Program MBKM USM, Ribka Siringo Ringo mengatakan, kegiatan itu merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), sebuah inisiatif Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia yang mendorong mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pengabdian kepada masyarakat.

Pelatihan ditujukan untuk membantu UMKM lokal agar lebih siap bersaing di era digital.

”Pelatihan kali tersebut fokus pada peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap pentingnya branding, identitas bisnis, serta pemanfaatan platform digital untuk pemasaran,” kata Ribka.

Baca Juga:  PS USM Siap Hadapi Untag di Babak 8 Besar Piala Askot

Materi utama disampaikan oleh Ardhya Fellyta, seorang Digital Marketing Specialist, dengan topik “Dasar-Dasar Branding dan Identitas dalam Bisnis Digital”.

Peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga terlibat aktif dalam Focus Group Discussion (FGD), yang membahas strategi pemasaran berbasis Segmentasi, Targeting, dan Positioning (STP).

Menurutnya, para peserta diberi materi menyusun strategi pemilihan tiga platform digital utama yang paling sesuai untuk memasarkan produk mereka, seperti Instagram, Shopee, dan WhatsApp Business.

Baca Juga:  Srikandi PLN Berperan dalam Program Perlindungan Perempuan di Proyek PLTA Upper Cisokan

”Melalui pelatihan ini, kami ingin UMKM tidak hanya hadir di dunia digital, tapi juga mampu bersaing dengan strategi yang tepat. Kegiatan ini menjadi wadah kolaboratif antara mahasiswa dan masyarakat untuk menjawab tantangan ekonomi digital,” jelasnya.

Dia berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi UMKM Kelurahan Bangunharjo agar terus berkembang secara kreatif, profesional, dan berbasis digital.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif dan pembagian door prize untuk peserta paling aktif.***(bgy)