Yardan, Atlet Tarung Derajat USM Raih Medali Perak di Ajang Pomprov Jateng 2025

InShot_20250711_095702421
Bagikan:

BANYUMAS, (Harianterkini.id) – Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Semarang (USM), Yardan Asadel Salih, berhasil meraih juara 2 dari kelas 50-52 kg putra cabang olahraga Tarung Derajat dalam ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) Jawa Tengah 2025 pada 28–29 Juni 2025 di Auditorium Graha Widyatama Prof.

Rubijanto Misman, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Banyumas.

Pada laga semifinal, Yardan tampil agresif dan berhasil mengalahkan Abdul Ghofur dari Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang dengan skor tipis 2–1, yang sekaligus mengantarkannya ke partai puncak.

Baca Juga:  Semangat Bersatu di HAORNAS 2024, Ferry Wawan Cahyono: Olahraga Satukan Bangsa!

”Sejak ronde pertama, Yardan selalu mengambil inisiatif penyerangan,” ujar M. Ardan Putra, official tim Tarung Derajat USM.

Strategi tersebut merupakan hasil latihan intensif dan instruksi pelatih untuk tampil percaya diri sejak awal laga. Namun, di babak final, Yardan harus mengakui keunggulan lawannya.

Baca Juga:  PS USM Siap Hadapi Untag di Babak 8 Besar Piala Askot

Meski begitu, capaian ini tetap menjadi kebanggaan tersendiri, mengingat ini merupakan penampilan perdana Yardan di ajang Pomprov.

”Perasaan saya tentu senang bisa masuk final, dan saya akan lebih semangat lagi untuk meraih juara 1 di kesempatan berikutnya,” ujar Yardan.

Dia mengaku menghadapi lawan dengan postur lebih tinggi menjadi tantangan tersendiri.

Meski demikian, ia tetap tenang dan bermain taktis, serta fokus pada recovery dan pemantapan teknik selama jeda menuju final.

Baca Juga:  Tiga Atlet Taekwondo Jateng Siap Tampil di Panggung Dunia, Bidik Prestasi hingga Asian Games 2026

Yardan sendiri telah menekuni cabang olahraga Tarung Derajat selama 1,5 tahun, dan menyebut pertandingan ini sebagai momen paling berkesan sepanjang kariernya.

”Secara pribadi, ini pertandingan terhebat saya. Banyak pelajaran yang saya dapat, terutama pentingnya mengendalikan emosi. Saya jadi lebih termotivasi untuk berlatih lebih giat dan meningkatkan kemampuan ke depan,” tutupnya.***(bgt)