Mahasiswa KKN USM Beri Pendampingan Pengelolaan Taman Toga di Semarang Timur

InShot_20250730_131414077
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Semarang (USM) memberikan pendampingan dalam pengelolaan Taman Toga (Tanaman Obat Keluarga) di lingkungan Kecamatan Semarang Timur, baru-baru ini.

Tim KKN USM terdiri atas Ketua Abdullah Ismail, anggota Dewi Mustikasari, Christine April Simanjuntak, Rahmadi Alifio Ahriansyah, Abiyu Syadad Ilham, Karunia Ilham, Muhammaad Baron Agil, Rafa Malfino, Agam Pribakti, Fatma Indiwarasari, Aldi Pradana Saputra ,Christian Pratama Putra, Ndaru Puspita Sari, Karina Dyah Kinanti, Deva Aufarrafi, Dilla Widi Oktavia, Fibulla Ardiana Putri Wondiwoi, Amalia Salsabila, Vina Restanti, dan Dendi Agung Surya Utama.

Baca Juga:  Dukungan Warga Tambaklorok Semarang Mengalir Deras untuk Andika-Hendi di Pilkada Jateng

Menurut Ismail, kegiatan itu dilakukan oleh sekelompok mahasiswa yang berfokus pada pengembangan edukasi masyarakat mengenai tanaman obat.

Dalam kegiatan tersebut, tim KKN membersihkan area taman yang sebelumnya terabaikan, menata ulang tanaman agar lebih rapi dan terstruktur, serta menambahkan kode QR pada setiap jenis tanaman.

Baca Juga:  Hotel @HOM Simpang Lima Semarang Tawarkan Paket Pernikahan Terjangkau, Mulai dari 6 Jutaan!

”Kode QR yang dipasang berisi informasi penting mengenai nama tanaman dan manfaat kesehatannya, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengenali serta memahami kegunaan setiap tanaman obat secara praktis dan edukatif,” kata Ismail.

Dia berharap, dengan adanya inovasi itu masyarakat, terutama mahasiswa dan warga Kecamatan Semarang Timur lebih sadar akan pentingnya tanaman obat dan memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jateng Beri Selamat Kepada USM Karena Telah Menghasilkan Putra-Putri Bangsa Berkualitas

”Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mempercantik taman, tetapi juga untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan kesehatan melalui pemanfaatan tanaman obat,” jelasnya.

Melalui program itu, katanya, mahasiswa KKN diharapkan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan Kecamatan Semarang Timur dan masyarakat sekitar. Selain itu juga mendorong minat untuk lebih mengenal dan menggunakan tanaman obat sebagai alternatif pengobatan yang alami.***(bgy)