Momentum Strategis untuk Mendongkrak Potensi Unggulan Daerah, Pemkab Purworejo dan Kementerian UMKM Gelar Borobudur Indonesia Expo 2025
PURWOREJO, (Harianterkini.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Dan Perdagangan (KUKMP) Purworejo bersama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Serta Kementerian UMKM Republik Indonesia (RI) menggelar Event Nasional “Borobudur Indonesia Expo 2025” selama empat hari, yakni mulai tanggal 7 hingga 10 Agustus 2025, di Kawasan Pendopo Alun-Alun Purworejo, Art Center, Jalan RAA Tjokronegoro.
Perlu diketahui bahwa, acara Borobudur Indonesia Expo 2025 sudah secara resmi dibuka oleh Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, yang kebetulan hadir secara langsung mewakili Menteri UMKM RI, Kamis, 7 Agustus 2025.
Selain Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, turut hadir diacara pembukaan Borobudur Indonesia Expo 2025, Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, Kabid Bina Usaha dan Pemasaran Dinas Koperasi UKM Jateng, Jani Sugijarti (mewakili Gubernur Jawa Tengah), Kepala Dinas KUKMP Purworejo Ir. Hadi Pranoto, Wali Kota Cimahi Letkol (Purn.) Ngatiyana, S.A.P, Wakil Wali Kota Pekalongan Hj. Balgis Diab, S.E., S.Ag., M.M.. dan jajaran Forkopimda Kabupaten Purworejo.
Sebagai informasi bahwa, Borobudur Indonesia Expo 2025 sebagai momentum strategis untuk mendongkrak potensi unggulan daerah.
Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kementerian UMKM RI, serta Pemerintah Kabupaten Purworejo ini menjadi momen besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar, mempromosikan produk, sekaligus mengangkat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur.
Dalam sambutannya, Deputi Bidang Usaha Kecil, Kementerian UMKM RI mengatakan bahwa kekuatan ekonomi nasional tidak lepas dari peran para pengusaha UMKM yang menyumbang lebih dari 60% Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap 97% persen tenaga kerja.
“Borobudur Indonesia Expo adalah penggerak transformasi ekonomi. Ini bukti bahwa UMKM bukan sekadar pelengkap, tapi aktor utama ekonomi rakyat,” ujar Temmy saat pembukaan expo di Pendopo Kabupaten Purworejo, Kamis, 7 Agustus 2025.
Temmy juga memberikan apresiasi kepada Kabupaten Purworejo atas komitmennya dalam menumbuhkan UMKM secara berkelanjutan.
Berdasarkan data dari Kementerian UMKM, terdapat 110.484 unit UMKM di Purworejo, dengan sektor prioritas meliputi pariwisata (17,3%), kuliner (10,22%), dan handicraft (4,45%).
“Purworejo juga memiliki komoditas unggulan seperti kelapa, kopi, dan gula aren yang potensial dikembangkan untuk hilirisasi dan ekspor. Ini sangat relevan dengan potensi kawasan DSP Borobudur,” jelasnya.
Selain itu, kegiatan Borobudur Indonesia Expo 2025 juga dapat mendorong Ekonomi Kreatif dan memperkuat Identitas Lokal, serta berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang sangat bagus.
Sementara itu, Bupati Purworejo Yuli Hastuti, S.H. menyambut baik pelaksanaan expo ini sebagai strategi efektif mendukung kemajuan UMKM, terutama yang berada di wilayah sekitar kawasan Borobudur.
“Saya berharap kegiatan ini mampu mengangkat produk UMKM Purworejo agar lebih dikenal, penjualan meningkat, dan kesejahteraan masyarakat ikut terdongkrak,” ujar Yuli Hastuti.
Yuli Hastuti juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk mendorong sektor ekonomi kreatif sebagai sumber pertumbuhan baru.
Bupati menyebut bahwa potensi lokal seperti kerajinan tangan, seni, kuliner, dan pariwisata berbasis budaya perlu dioptimalkan.
“Ekonomi kreatif adalah peluang besar untuk menggali kekayaan lokal berbasis inovasi dan kreativitas. Pemerintah Kabupaten siap bersinergi dan mendukung pengembangannya demi mewujudkan Purworejo yang Berdaya Saing,” ungkapnya.
Bukan hanya itu, acara Borobudur Indonesia Expo 2025 juga dapat menjadi sorotan Nasional.
Selain itu, Borobudur Indonesia Expo 2025 juga dapat menjadi ajang yang tak hanya memperkuat posisi UMKM di panggung nasional, tetapi juga memperkenalkan keunikan dan potensi unggulan Purworejo kepada khalayak luas.
Borobudur Indonesia Expo 2025, dibuka dengan ditandai dengan pemukulan Gong dan pengguntingan pita oleh Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM dan didampingi Bupati Purworejo, serta Kabid Bina Usaha dan Pemasaran Dinas Koperasi UKM Jateng dan Kepala Dinas KUKMP Purworejo.
Diwaktu yang sama, Ega Saputra selaku pihak Event Organizer mengatakan bahwa ribuan pengunjung ditargetkan hadir selama empat hari pelaksanaan.
“Ya kami menargetkan perhari bisa sampai 5000 pengunjung, ya mudah-mudahan bisa lebih dari itu,” kata Ega.
Selain itu, lanjut Ega, pihaknya juga menambahkan bahwa tidak hanya pameran nasional, tetapi juga hiburan rakyat di panggung utama yang dapat menarik minat masyarakat untuk datang dan berkunjung.
“Di panggung utama kami juga ada hiburan rakyat, tarian, band, dan pertunjukan seni budaya lainnya,” jelasnya.
Diketahui bahwa, pameran nasional Borobudur Indonesia Expo 2025 ini diikuti kurang lebihnya 140 peserta, dari kecamatan, kelurahan, swasta, mahasiswa, sekolahan, OPD, BUMD, BUMN, Perbankan Kementerian, dan seluruh pengusaha yang ada di Kabupaten Purworejo.
Acara yang digelar selama empat hari ini di dukung oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Jateng dan DIY, Kementerian PU, Pusat Investasi Pemerintah (PIP), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Jateng, BPR BKK Jateng, Shopee, Serta didukung juga oleh, Pemerintah Kabupaten Purworejo dan Kementerian UMKM RI.***
