Prof. Christin Wibhowo Resmi Dikukuhkan sebagai Guru Besar Psikologi SCU, Angkat Isu Kepribadian Ambang dalam Orasi Ilmiah

IMG-20251002-WA0109
Bagikan:

SEMARANG (Harianterkini.id) – Soegijapranata Catholic University (SCU) menorehkan sejarah baru dengan mengukuhkan Prof. Dr. Christin Wibhowo, S.Psi., M.Si., Psikolog, sebagai guru besar di bidang psikologi. Acara pengukuhan digelar di Kampus SCU Bendan, Semarang, Rabu (1/10).

Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Dari Kepribadian Ambang Menuju Kepribadian yang Berkembang: Sebuah Transformasi Ilmiah dan Kemanusiaan”, Prof. Christin menyoroti fenomena sosial yang kian mengkhawatirkan.

Ia menyinggung meningkatnya kasus penyalahgunaan narkoba, perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, hingga tindakan melukai diri sendiri yang menurutnya terkait erat dengan gangguan kepribadian ambang atau borderline personality disorder (BPD).

Baca Juga:  Anak Sekolah hingga Ibu Hamil di Grobogan Jadi Sasaran Program Makan Bergizi Gratis

“Perilaku-perilaku tersebut bisa menjadi tanda adanya gangguan kepribadian ambang. Namun, melalui pengasuhan yang tepat, dukungan sosial, serta kemampuan membangun self-compassion, individu dengan kepribadian ambang dapat berkembang menjadi pribadi yang lebih sehat dan berdaya,” ujar Prof. Christin dalam saat confrensi pers bersama Rektor SCU Robertus Aji Setiawan.

Baca Juga:  Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar Acara Lomba Mewarnai Peringati HUT RI Ke-79

Menggunakan metafora “kembang”, ia menggambarkan perjalanan manusia menuju pertumbuhan pribadi.

“Akar adalah kerentanan biologis, tanah yang subur adalah pengasuhan yang baik, sedangkan hujan dan sinar matahari melambangkan dukungan sosial. Dengan proses ini, pribadi yang rapuh dapat bertransformasi menjadi pribadi yang berkembang,” jelasnya.

Rektor SCU, Robertus Aji Setiawan, memberikan apresiasi atas capaian akademik yang diraih Prof. Christin.

“Pengukuhan Prof. Christin menjadi guru besar adalah kebanggaan bagi universitas. Kami berharap pencapaian ini menjadi inspirasi bagi dosen-dosen lain untuk terus meningkatkan kualitas diri. SCU kini bahkan memiliki wakil rektor khusus yang menangani pengembangan sumber daya manusia, agar kualitas pengajar semakin baik,” ungkap Aji.

Baca Juga:  Harapan Baru di Tahun 2025, Ferry Wawan Cahyono Ajak Masyarakat Bangkit Bersama untuk Masa Depan

Ia menambahkan, “Pengukuhan ini semakin
memperkuat komitmen SCU dalam mendorong kemajuan akademik dan pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang psikologi yang erat kaitannya dengan problematika kemanusiaan.”