Tim PkM Pascasarjana USM Sosialisasikan Strategi Penjualan Kepada Para UKM di Kelurahan Siwalan

InShot_20251112_131133966
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Pascasarjana USM melakukan sosialisasi dan praktik memasak bagi UKM di Kelurahan Siwalan, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, baru-baru ini.

Tim PkM USM terdiri atas Ketua Dr. Drs. Djoko Santoso, M.Si., anggota Dr. Drs. Paulus Wardoyo, M.M., Dr. Wyati Sadewisasi, S.E., M.Si., dan Laurene Istiyawari, S.E., M.M.

Menurut Djoko Santoso, kegiatan tersebut untuk menambah wawasan pengembangan strategi penjualan dan saluran distribusi. Selain itu juga meningkatkan keahlian memasak bagi UKM di Kelurahan Siwalan Kecamatan Gayamsari Kota Semarang.

Baca Juga:  Pemkot Semarang Berencana Buat Blue Print Saluran Air dan Tata Kota

”Tujuan kegiatan tersebut untuk memberikan bekal pemahaman tentang strategi penjualan berdaya saing serta meningkatkan pengetahuan tentang saluran distribusi yang efektif dan efisien serta Memberikan bekal latihan praktik kuliner makanan yang kreatif, sehat dan bernilai jual,” ujarnya.

Djoko mengatakan, manfaat kegiatan bagi pengusaha kecil akan mendapat motivasi dan pengetahuan tentang strategi penjualan yang berdaya saing serta saluran distribusi yang efektif, serta menambah keahlian membuat produk diversifikasi makanan.

Baca Juga:  Kejurda Karate Jateng 2023 di Kebumen, Ferry Wawan Cahyono Dorong Semangat Atlet untuk Bersaing di Daerah dan Nasional

”Selain itu juga dapat bermanfaat sebagai sarana promosi meningkatkan Value Added citra USM di wilayah Provinsi Jawa Tengah,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan anggota Tim PkM, Wyati Sadewisasi. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu meningkatkan kreativitas bagi pengusaha UKM berlatih praktek membuat masakan kuliner seperti Pizza yang kreatif,sehat dan bernilai jual.

Baca Juga:  PBH-Jakerham Bakal Kawal Kasus Pelecehan Terhadap Perempuan dan Anak

Respons para peserta cukup tinggi. Hal ini terbukti dengan banyaknya peserta bertanya dalam sesi tanya jawab maupun sesi praktik memasak roti pizza yang kreatif, sehat dan bernilai jual.

Peserta merasa ada tambahan pengetahuan dan pemahaman tentang strategi menjual yang berdaya saing serta peningkatan memasak roti pizza.***(bgy)