Sebanyak 56 Anggota Forum Koordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan Wilayah Semarang Raya Ikuti Pelatihan Vehicle Accident Rescue (VAR)

InShot_20251113_092145102
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Sebanyak 56 anggota Forum Koordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan (FKP3) wilayah Semarang Raya, mengikuti bimbingan teknis penanganan kecelakaan kendaraan atau Vehicle Accident Rescue (VAR).

Kegiatan tersebut bertempat di Gedung Siaga SAR Kantor SAR Semarang, mereka berlatih cara menangani korban kecelakaan yang membutuhkan penanganan khusus selama tiga hari, mulai dari tanggal, 7 hingga 9 November 2025.

Baca Juga:  Realisasikan Target Zero Stunting, Mbak Ita Kolaborasi dengan Semua Stakeholder

Dalam Bimtek VAR, para peserta yang dilatih oleh instruktur dari Kantor SAR Semarang mendapatkan materi antara lain Medical First Responder/MFR, manajemen pertolongan pada kecelakaan, stabilisasi korban dalam kecelakaan kendaraan, stabilisasi kendaraan hingga pembuatan akses ke korban.

“Teman-teman potensi SAR ini sering menghadapi atau menjumpai kejadian kecelakaan namun korbannya ditangani langsung oleh masyarakat umum tanpa prosedur yang benar sehingga bisa memperburuk keadaan,” kata Budiono, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan/Basarnas Semarang.

Baca Juga:  Pemkot Semarang dan Pemkab Demak Serta Pemprov Jateng Akan Tutup TPA Ilegal Rowosari

“Maka dengan ini kami memberikan dan melatih mereka bagaimana cara membantu korban kecelakaan dengan tanpa memperburuk kondisi korbannya,” imbuhnya.

Selain mendapatkan materi secara teori, para peserta juga mendapatkan latihan cara penggunaan alat-alat untuk stabilisasi kendaraan maupun alat untuk membuat akses ke korban seperti peralatan extrikasi, cara memecahkan kaca mobil yang benar dan penggunaan KID untuk stabilisasi korban di dalam mobil.

Baca Juga:  SMA Negeri 1 Moga Gelar Talk Show bersama Josant And Friend's Law Firm, Ciptakan Kader Pelajar Anti Bullying dan Anti Narkoba

“Harapan kami semoga materi yang peserta dapatkan akan berguna dalam kehidupan sehari-hari dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” tutup Budiono dalam keterangannya.***

Sumber : Humas Basarnas Kota Semarang