Sebagai Ajang Olahraga untuk Persatuan dan Semangat Kebersamaan, DPD PSI Kota Semarang Sukses Menggelar Tournament Solidarity Mini Soccer Cup 2026

InShot_20260126_092052579
Bagikan:

Acara Solidarity Cup 2026 yang diselenggarakan oleh DPD PSI Kota Semarang ini merupakan sebuah turnamen olahraga yang menjadi wadah silaturahmi, kebersamaan, dan penguatan solidaritas antarwarga.

Kegiatan ini berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, peserta tim yang bertanding dan juga dari para suporter yang hadir mendukung.

Solidarity Cup 2026 digelar sebagai bagian dari komitmen PSI untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan positif, inklusif, dan membangun.

Turnamen ini diikuti oleh 16 tim dari  komunitas, organisasi kepemudaan, relawan, serta perwakilan masyarakat dari sejumlah kecamatan di Kota Semarang.

Turnamen yang berlangsung pada 25 Januari 2026 ini diikuti oleh 16 tim dari berbagai latar belakang, mulai dari komunitas pemuda dan nasyarakat yang hobi main sepakbola.

16 tim yang berlaga pada Tournament Solidarity Cup 2026 ini yakni, Gajah Selatan FC, Istiqomah FC, Bajabug FC, Zayn FC, Winwin Solutiont FC, Sakjose Ngapain Repot FC, GK FC Jagoan, Buyar FC, Mandala United FC, Sembarang FC, OMK St. Paulus FC, AM Comeback, Markentir FC, Teletabis FC, Semarang Gangster, dan Gresco FC.

Kegiatan ini juga menjadi wadah positif untuk mempererat hubungan sosial sekaligus mendorong gaya hidup sehat melalui olahraga.

“DPD PSI Kota Semarang menggelar kegiatan ini kebetulan di bawah kepanitiaan ketua mas Aji dari Semarang Barat, Alhamdulillah berhasil menggelar acara Solidarity Mini Soccer Tournament Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Cup 2026 dengan sukses,” kata Ketua DPD PSI Kota Semarang, Bangkit Mahanantiyo kepada wartawan, Minggu, 25 Januari 2026.

Baca Juga:  Wali Kota Semarang Resmikan Ruang Bermain Ramah Anak di Abdulrahman Saleh

Bangkit juga menyampaikan bahwa Solidarity Cup 2026 bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan ruang perjumpaan sosial yang mempertemukan berbagai latar belakang masyarakat dalam suasana sportif dan penuh persaudaraan.

“Jadi dari acara ini kami bisa berhasil mengambil hikmah, bahwa untuk menuju kemenangan di butuhkan kekompakan kesolidan serta kerjasama tim, nah ini nilai yang bisa kami petik pada kegiatan hari ini,
Dari 16 tim kami berhasil tuntaskan, kami berhasil selesaikan dengan di ambil juara 4, yaitu, juara 1, juara 2 dan 3 bersama,” jelasnya.

“Melalui Solidarity Cup, kami ingin menegaskan bahwa olahraga adalah bahasa universal yang menyatukan. PSI hadir untuk merawat persatuan, memperkuat solidaritas, dan menumbuhkan semangat kebersamaan,” imbuhnya.

Acara yang dimulai sejak pagi itu, merupakan ajang Solidarity Cup Perdana dan rencana akan menjadi agenda tahunan dari DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Semarang.

“Acara dimulai sejak pagi tadi mas, mulai dari jam 08.00 hingga 22.00, jadi 12 jam kami selesaikan acara ini. Ya ini DPD Cup yang pertama, do’a kan saja kedepan bisa DPD Cup selanjutnya dan ini nanti rencana akan jadi agenda tahunan,” jelasnya.

Bangkit berharap, kedepan PSI Kota Semarang tetap ingin hadir kerja untuk rakyat dan memberikan nilai-nilai positif karena dengan adanya kegiatan ini kita bisa mencari bibit-bibit muda dalam dunia olahraga di tingkat nasional.

Baca Juga:  Kenalkan Budaya Melayu ke Milenial, Pemko Pekanbaru Segera Terbitkan Buku

Diwaktu yang sama, Ketua Panitia Solidarity Cup 2026, Aji mengatakan bahwa peserta 16 tim yang berlaga rata-rata memang dari Semarang dan ber KTP Semarang.

“Awalnya kita rencananya untuk tim yang ber KTP Semarang, tapi pendaftarannya banyak yang antusias, jadi kami buka untuk domisili Semarang tapi KTP luar kota mas, tapi juga setelah saya cek, peserta rata-rata ber KTP Semarang,” kata Aji.

Aji menambahkan bahwa tujuan diselenggarakan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan tournament ini kepada temen-temen yang ada di luar sana.

“Alhamdulillah tadi bisa berjalan dengan lancar, meski juga pada saat laga final hujan deres banget, tapi semangat dari para peserta ini luar biasa,” ungkapnya.

Sampek akhir laga, tepat pada pukul 19.00 WIB, pertandingan memasuki. babap final antara Zayn FC VS MARKENTIR FC.

Dilaga final, tim Zayn FC mampu mengimbangi permainan dari Tim Markentir FC, hingga akhirnya setelah wasit meniup peluit panjang di babak kedua, Tim Markentir FC harus puas dengan hasil akhir yakni 2 point dan Zayn FC 5 Point.

“Seru ya mas melihat pertandingan final, dimana tadi kedua tim sama-sama kuat, tapi itulah sebuah pertandingan, perlombaan, ada yang menang ada yang kalah, skor akhir tadi Markentir FC 2 VS 5 Zayn FC. Nah sedangkan Juara tiba bersama ada Buyar FC dan Mandala United,” pungkasnya.

Sementara itu, Erik salah satu pemain Zayn FC yang juga meraih top skor pada laga Solidarity Cup 2026 mengatakan bahwa untuk meraih kemenangan memang dibutuhkan kekompakan dan suasana lingkup bermain yang nyaman.

“Alhamdulillah, akhirnya kami bisa melalui laga ini dengan baik bersama tim saya, intinya untuk bermain sepakbola, harus kompak dan janga egois. Jujur kami ini tidak pernah latihan sama sekali, karena kami semua bekerja, kami hanya kalau ketemu sering guyonan, bercandaan, nah hingga akhirnya kenyamanan itulah yang dapat membawa kami bisa menang di Tournament ini,” kata Erik.

Baca Juga:  Wali Kota Semarang Resmi Menutup Gelaran Lomba Kampung Hebat Kota Semarang 2025

Erik berharap bahwa kegiatan seperti ini sering diadakan, karena ini bagus untuk mencari bibit muda dan sebagai ajang silaturahmi.

“Bagus sih mas, kan kita jadi bisa kenal satu sama lain, dan tentu ini kan wadahnya anak muda pecinta atau penghobi sepakbola, jadi menurut saya, harapan saya sering aja digelar Tournament ini,” jelasnya.

Erik bersama Timnya yakni Zayn FC juga mengucapkan terimakasih kepada DPD PSI Kota Semarang yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini.

“Sukses selalu buat PSI Semarang, terus mendukung kegiatan-kegiatan positif anak muda dan selalu hadir untuk rakyat,” ungkapnya.

Diketahui bahwa, pada saat berlangsungnya laga Solidarity Cup 2026, para peserta dan penonton mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang dinilai tertib, sportif, dan ramah bagi semua kalangan.

Banyak pihak berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin sebagai ajang pemersatu masyarakat Kota Semarang.

Selain itu, Solidarity Cup 2026 diharapkan menjadi simbol bahwa politik dapat hadir dengan wajah yang hangat dan membumi, melalui kegiatan nyata yang menyentuh langsung kebutuhan dan kebahagiaan masyarakat.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, DPD PSI Kota Semarang menegaskan komitmennya untuk terus mendorong ruang-ruang kolaborasi, memperkuat nilai solidaritas, dan membangun Semarang yang lebih inklusif, sehat, dan berdaya.***

Sumber : Liputan