Seminar Nasional Jadi Langkah Akhir Pengusulan KH Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional

InShot_20260131_194739954
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti terus mendorong pengukuhan KH. Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional. Upaya tersebut diperkuat melalui Seminar Nasional Pengusulan Gelar KH. Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional yang digelar di The Suri Ballroom Semarang, Kamis, 29 Januari 2026 sebagai rangkaian akhir penguatan akademik dan administratif pengusulan.

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Agustina itu mengatakan bahwa seminar ini menjadi kajian terakhir sebelum berkas usulan resmi diajukan ke pemerintah pusat.

Baca Juga:  Sinergi UNDIP-UNIMUS Bantu Warga Rembang Tingkatkan Produktivitas Durian

Berbagai kajian ilmiah, dokumen administratif, serta penguatan narasi historis telah disiapkan secara maksimal untuk mendukung pengusulan tahun 2026.

“Ini seminar nasional terakhir. Dengan berbagai muatan kajian, mudah-mudahan bisa masuk dalam usulan Pahlawan Nasional 2026,” ujar Agustina usai Seminar Nasional.

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang juga menyiapkan strategi promosi untuk memperkenalkan sosok KH. Sholeh Darat secara lebih luas, salah satunya melalui pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional yang direncanakan berlangsung di Semarang pada September 2026.

Baca Juga:  Pemerintah Kota Semarang Tekankan Pentingnya Kebersamaan Sebagai Kunci Kamtibmas dan Penanganan Bencana

Selain itu, Pemkot Semarang juga akan mengembangkan ekosistem wisata religi, termasuk penguatan Museum KH Sholeh Darat sebagai pusat literasi dan riset keislaman. Upaya ini diharapkan mampu menarik peneliti serta peziarah dari berbagai daerah.

Baca Juga:  Upacara HUT Ke-79 RI di IKN Berlangsung Khidmat, Listrik PLN Aman Tanpa Kedip

Sementara Rektor Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, Prof. Helmy Purwanto, menyatakan dukungan penuh terhadap pengusulan tersebut.

Menurutnya, KH Sholeh Darat memiliki peran besar dalam perjuangan bangsa melalui jalur pendidikan dan dakwah.

Ia menilai pengukuhan sebagai Pahlawan Nasional akan memperkuat identitas sejarah Kota Semarang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor wisata religi dan UMKM.***

Sumber : Humas Pemkot Semarang