Periset Universitas Semarang Kembangkan BRIGHT ke Pulau Seberang

InShot_20260217_220528143
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Universitas Semarang (USM) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui pengembangan aplikasi Brilliant Resource Integration for Gifted And High Talent (BRIGHT), sebuah sistem inovatif yang dirancang khusus untuk optimalisasi penentuan karier siswa cerdas istimewa (SCI).

Penelitian ini merupakan hibah kompetitif RIIM dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan LPDP.

Penelitian berjudul “Pengembangan Inovasi Brilliant Resource Integration for Gifted And High Talent (BRIGHT) untuk Optimalisasi Penentuan Karier Siswa Cerdas Istimewa” ini diketuai oleh Prof. Dr. L Rini Sugiarti, S.P.si., M.P.si., Psikolog., dengan anggota tim peneliti Dr. Erwin Erlangga, S.Pd., M.Pd., Dr. April Firman Daru, S.Kom., M.Kom., Dr. Tatas Transinata, S.Pd., M.Pd., serta Adelia Saifullah, S.Pd., M.Pd dari BRIN.

Baca Juga:  Universitas Semarang Ikut Perkuat Sistem Pangan Berkelanjutan

Hibah penelitian ini berskala nasional dan melibatkan lebih dari 500 responden siswa dari berbagai sekolah di wilayah tiga provinsi yang meliputi Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Ke depannya, penelitian ini juga akan menyasar ke pulau sebrang seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali.

Hal ini menjadikan BRIGHT sebagai salah satu riset terapan berbasis teknologi dengan cakupan responden terbesar yang pernah dilakukan oleh periset USM.

BRIGHT dirancang untuk mengintegrasikan teknologi dalam pengelolaan siswa cerdas istimewa, mulai dari proses identifikasi potensi, pemetaan bakat, hingga penyusunan program pembinaan individual. Sistem ini juga menghasilkan peta kompetensi dan rekomendasi posisi pekerjaan yang sesuai dengan karakteristik masing-masing siswa.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN Universitas Semarang Latih Warga Rejosari Buat Paving Block Dari Limbah Plastik

Dengan pendekatan berbasis teknologi, BRIGHT diharapkan menjadi solusi strategis dalam mendukung pendidikan yang lebih inklusif, adaptif, dan berorientasi masa depan, khususnya bagi siswa cerdas istimewa di jenjang SMA/SMK/MA sederajat.

Metode AHP

Prof Rini menjelaskan bahwa dalam pengembangan sistem BRIGHT digunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) sebagai bagian dari Sistem Pendukung Keputusan (SPK).

Metode ini berfungsi untuk membantu proses pengambilan keputusan secara objektif dan terukur dalam seleksi serta pembinaan siswa SCI.

Baca Juga:  Di Hadapan Presiden Joko Widodo, Dirut PLN Paparkan Pengembangan Hydropower di Tanah Air

“Melalui AHP, kami dapat menyusun prioritas berdasarkan berbagai kriteria potensi siswa, sehingga rekomendasi yang dihasilkan lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” ujar Prof Rini, dalam keterangannya Senin, 16 Februari 2026.

Keberhasilan penelitian ini menjadi tonggak penting bagi USM dalam memperkuat peran sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan inovasi nasional berbasis riset dan teknologi pendidikan.

Hal ini sekaligus menjadi bukti kepercayaan BRIN dan LPDP terhadap inovasi dan penelitian yang dilakukan oleh Prof Rini Sugiarti beserta melalui aplikasi BRIGHT.***(bgy)