Wali Kota Semarang Ajak Warga Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Mengenang Try Sutrisno

InShot_20260305_153405532
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mengajak seluruh warga masyarakat Kota Semarang untuk bersama-sama mendoakan almarhum Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, dan mengibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang selama tiga hari berturut-turut, mulai tanggal 2 hingga 4 Maret 2026.

Ajakan tersebut disampaikan menyusul Surat Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia Nomor B-02/M/S/TU.00.00/03/2026 tanggal 2 Maret 2026 tentang Pengibaran Bendera Negara Setengah Tiang dan Hari Berkabung Nasional sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya Try Sutrisno pada hari Senin, 1 Maret 2026, di Jakarta.

Baca Juga:  Dugaan Pemerasan SYL, Penyidik Polda Metro Jaya Sita Dokumen KPK

Agustina menegaskan bahwa penghormatan ini bukan hanya kewajiban institusi pemerintah, tetapi juga momentum refleksi bersama bagi seluruh masyarakat atas jasa besar para tokoh bangsa.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Semarang untuk mengibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang selama tiga hari, mulai tanggal 2 sampai 4 Maret 2026, serta mendoakan almarhum Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno,” kata Wali Kota Semarang yang akrab disapa sapa Agustina itu.

Baca Juga:  DPD PSI Semarang Bagikan 300 Kantong Paket Daging Qurban Kepada Warga di Momen Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025

“Ini adalah bentuk penghormatan kita sebagai bangsa yang menghargai jasa para pemimpin yang telah mengabdikan hidupnya untuk Indonesia,” imbuhnya.

Dirinya juga menginstruksikan seluruh kantor pemerintahan, instansi vertikal, BUMD, lembaga pendidikan, serta masyarakat umum di Kota Semarang untuk mengikuti ketentuan tersebut sebagai bagian dari Hari Berkabung Nasional.

Menurut Agustina, Try Sutrisno merupakan sosok negarawan yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa, baik melalui pengabdiannya di TNI maupun saat menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia periode 1993–1998.

Baca Juga:  Terbanyak di Asia Tenggara! PLN Resmikan 21 Unit Green Hydrogen Plant, Mampu Produksi Hingga 199 Ton Hidrogen Per Tahun

“Semangat pengabdian, kedisiplinan, dan keteladanan beliau adalah warisan nilai positif yang harus kita jaga. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” lanjutnya.

Pemerintah Kota Semarang juga mengimbau masyarakat untuk memaknai masa berkabung nasional ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, semangat kebangsaan, serta rasa hormat kepada para tokoh yang telah berjasa bagi bangsa dan negara.***

Sumber Berita : Humas Pemkot Semarang