SNC 2026 Digelar, Pemkot Semarang Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Pusat Kota

InShot_20260503_205635945
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Perhubungan akan memberlakukan rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas guna mendukung kelancaran pelaksanaan Semarang Night Carnival (SNC) 2026 yang digelar pada Sabtu, 2 Mei 2026.

Pengalihan arus dijadwalkan mulai pukul 17.00 WIB, seiring dengan persiapan pelaksanaan karnaval yang mengambil rute dari kawasan Balai Kota di Jalan Pemuda, melintasi Jalan Pandanaran, hingga berakhir di Simpang Lima.

Baca Juga:  Universitas Semarang dan Bank Mandiri Kerja Sama Penyaluran Dana CSR Pendidikan

Sejumlah simpang di sepanjang jalur tersebut akan ditutup sementara dan dilakukan penyesuaian arus kendaraan.

Adapun titik-titik yang terdampak meliputi koridor utama seperti Jalan Imam Bonjol, Pandanaran, serta kawasan Gajahmada dan sekitarnya.

Rekayasa lalu lintas diterapkan untuk menjaga keamanan serta memastikan kegiatan berlangsung tertib.

Selain itu, pemerintah kota juga menyiapkan sejumlah kantong parkir bagi masyarakat yang ingin menyaksikan acara.

Lokasi parkir tersebut antara lain tersedia di Gedung Parkir Balai Kota, DP Mall, Museum Mandala Bhakti, hingga kawasan Simpang Lima.

Baca Juga:  Sekda Jateng Sumarno Harap KAI Berikan Perlindungan Hukum Lebih Baik kepada Masyarakat

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan bahwa kebijakan pengalihan arus merupakan bagian dari upaya memberikan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus menyukseskan agenda berskala nasional tersebut.

“Rekayasa lalu lintas ini kami siapkan agar kegiatan SNC 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan tertib. Kami mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan rute perjalanan serta memanfaatkan jalur alternatif,” ujarnya.

Baca Juga:  Tim PPBM USM Beri Pelatihan Pembuatan Nugget, Kebersihan SSOP dan GMP Kepada Karyawan Rumah Potong Ayam

Ia menambahkan, Dinas Perhubungan bersama unsur terkait akan disiagakan di sejumlah titik untuk membantu pengaturan arus kendaraan dan memberikan arahan kepada pengguna jalan.

Pemerintah Kota Semarang juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menyukseskan acara dengan tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan.

“Dengan dukungan masyarakat, kami optimistis kegiatan ini dapat berlangsung meriah tanpa mengganggu mobilitas kota secara signifikan,” tutupnya.***