Pemerintah Kota Semarang Gerak Cepat Tangani Jalan Amblas di Kalibanteng Kulon

InShot_20260511_130640149
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait amblasnya Jalan Jembawan I, Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat.

Penanganan dilakukan secara kolaboratif bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang guna memastikan solusi yang menyeluruh dan berkelanjutan.

Kepala Disperkim Kota Semarang, Murni Ediati, mengatakan hasil survei lapangan menunjukkan penurunan jalan sepanjang 41 meter itu dipicu kondisi talud Sungai Silandak yang mengalami kemiringan dan rembesan.

Baca Juga:  Roca Restaurant Di Artotel Yogyakarta Hadirkan “A Rebellious Hunger“ Dengan Berbagai Menu Plant-based Hasil Kolaborasi Artotel Group Dan Green Rebel

Aliran air yang terus menggerus pondasi talud menyebabkan tanah di bawah badan jalan ikut tertarik hingga memicu amblesnya jalan.

“Penanganan perlu dilakukan secara komprehensif. Sumber persoalan ada pada talud, sehingga perlu ditangani terlebih dahulu agar perbaikan jalan dapat bertahan optimal,” kata Murni.

Baca Juga:  Padma Hotel Semarang Hadirkan “Spring Garden of Prosperity”, Perayaan Imlek Mewah Sambut Tahun Kuda Api

Dalam survei bersama yang dilaksanakan pada Selasa (5/5), disepakati bahwa penanganan darurat talud akan dilakukan oleh BBWS Pemali Juana bersama DPU Kota Semarang.

Setelah penanganan talud selesai, Disperkim akan melanjutkan perbaikan badan jalan sebagai bagian dari kewenangan penanganan jalan lingkungan.

Murni menegaskan, pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh instansi terkait agar proses penanganan dapat segera berjalan dan tidak membahayakan warga sekitar.

Baca Juga:  Meriahkan Tahun Baru 2025, Hotel Ciputra Semarang Gelar Pesta Kembang Api Terdasyat dan Perayaan dengan Tema Velvet Mask Gala

“Kami terus berkomunikasi dengan BBWS agar penanganan talud dapat segera dilakukan. Setelah itu, kami siap menindaklanjuti dengan perbaikan aspal jalan demi kenyamanan dan keselamatan warga,” ungkapnya.

Langkah kolaboratif tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif sekaligus memastikan penanganan infrastruktur dilakukan secara tepat sesuai kewenangan masing-masing instansi.***