Pemerintah Kota Semarang Optimalkan Momentum Idul Adha untuk Berbagi kepada Sesama

InShot_20260528_232749933
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah sebagai sarana memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin usai menghadiri pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 H bersama jajaran aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat di Halaman Balaikota Semarang, Rabu, 27 Mei 2026.

Dalam perayaan Idul Adha tahun ini, Pemerintah Kota Semarang juga menghimpun hewan kurban dari para pegawai untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Kota Semarang.

Baca Juga:  PLN UIP JBT Perkuat Sinergi dengan Kejati Jateng untuk Percepatan Pembangunan Kelistrikan

“Alhamdulillah terkumpul 14 sapi dan 50 kambing. Hari ini kita adakan pemotongan, akan kita bagikan kepada warga masyarakat, itu tersebar di beberapa lokasi,” ujar Iswar.

Menurutnya, Idul Adha bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga momentum untuk menanamkan nilai keikhlasan dan pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menilai pesan yang disampaikan dalam khotbah Idul Adha sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam membangun semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.

Baca Juga:  YLBH Putra Nusantara Kendal Akan Gelar Pelatihan Paralegal

“Tadi momentum yang disampaikan oleh Pak Kyai sangat tepat. Bagaimana kemudian semangat pengorbanan Nabi Ibrahim ini dapat kita implementasikan di dalam kehidupan kita sehari-hari sebagai warga Kota Semarang, sebagai anak bangsa,” tuturnya.

Iswar berharap semangat pengorbanan dan keikhlasan yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Semarang yang lebih baik.

Menurutnya, kontribusi untuk daerah tidak selalu dalam bentuk materi, tetapi juga dapat diwujudkan melalui doa, pemikiran, tenaga, dan sikap saling membantu antarwarga.

Baca Juga:  Selesai Direhab, Ikon Heritage Gereja Blenduk Semarang Kembali Diresmikan

“Momentum itu ada pengorbanan, keikhlasan kita untuk memberikan segala daya upaya yang kita miliki. Baik itu berupa doa, pikiran kita, bahkan tenaga maupun materi kita untuk bersama-sama membangun sebuah persatuan untuk membawa khususnya Semarang semakin lebih baik,” pungkasnya.

Momentum Idul Adha sendiri identik dengan nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.

Melalui pelaksanaan kurban, umat Islam diajak untuk memperkuat solidaritas, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan rasa empati terhadap masyarakat yang membutuhkan.***