Mahasiswa USM Edukasi Pentingnya Gizi Anak dan Pencegahan Stunting di TK Kebon Dalem Semarang

InShot_20260529_100249338
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Mahasiswa Universitas Semarang (USM) menggelar edukasi tentang pentingnya asupan gizi pada anak balita dan pencegahan stunting di Aula TK Kebon Dalem, Semarang, pada 19 Mei 2026.

Kegiatan bertema “Bersama Mahasiswa USM, Wujudkan Anak Indonesia Sehat dan Bebas Stunting” tersebut diikuti 20 peserta.

Kegiatan menghadirkan dua narasumber ahli gizi dari Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), yakni Khoirunisa Putri Salsabila dan Cantika Dewi.

Ketua Panitia, Monica Indrianti Saputri, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya edukasi kesehatan dan pemenuhan gizi anak sejak usia dini.

Menurutnya, materi yang disampaikan mengacu pada pembentukan kebiasaan hidup sehat sejak masa kanak-kanak.

Baca Juga:  Lanjutkan Safari Ramadhan 1447 H, Wali Kota Semarang Ajak Warga Perkuat Kebersamaan dan Sukseskan MTQ Nasional 2026

“Kami memberikan edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang dan pencegahan stunting. Kegiatan diselingi games edukatif agar suasana sosialisasi lebih menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak,” ujar Monica.

Monica menambahkan, kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan interaktif dan menyenangkan.

Anak-anak diajak mengenal makanan sehat melalui media visual, permainan, dan aktivitas edukatif agar pesan yang disampaikan lebih mudah diterima.

“Metode tersebut dipilih agar anak tidak cepat merasa bosan saat menerima materi. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga pola makan sehat,” katanya.

Baca Juga:  Selama Ramadhan, Padma Hotel Semarang Berikan Penawaran Menu Berbuka Puasa

Dia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam menanamkan kebiasaan hidup sehat pada anak-anak.

“Edukasi sejak usia dini penting agar mereka memahami manfaat makanan bergizi dan dapat tumbuh sehat di masa depan,” tuturnya.

Kepala TK Kebon Dalem, Yohanes Suhermawan, S.Sos., S.Pd., menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan mahasiswa menjadi pengalaman positif bagi para siswa.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena anak-anak belajar dengan cara yang menyenangkan. Kami berharap pesan tentang pentingnya makan sehat dapat terus diterapkan di sekolah maupun di rumah,” ungkap Yohanes.

Sementara itu, Dosen pengampu Mata Kuliah Komunikasi Gender dan Minoritas USM, Dr. Yulianto Budi Setiawan, S.Sos., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk penerapan ilmu komunikasi secara langsung kepada masyarakat.

Baca Juga:  Dema Fakultas Psikologi Universitas Semarang Gelar Sertijab

“Mahasiswa tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga belajar bagaimana menghadirkan program komunikasi yang memberi dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam isu kesehatan anak,” kata Dr. Yulianto.

Dalam paparannya, Khoirunisa Putri Salsabila menjelaskan bahwa anak usia dini sangat membutuhkan asupan gizi seimbang karena berpengaruh terhadap pertumbuhan fisik maupun perkembangan otak anak.

“Anak yang kekurangan gizi dapat mengalami gangguan pertumbuhan atau stunting,” tandasnya.***(bgy)