USM Gandeng Kadin dan PWI Jateng Gelar Prasasta Gala Awards 2026 Sambut Dies Natalis ke-39

InShot_20260612_071156921
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Universitas Semarang (USM) berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Tengah serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah untuk menyelenggarakan USM Prasasta Gala Awards (PGA) 2026, sebuah ajang penghargaan yang ditujukan bagi tokoh-tokoh inspiratif dan berprestasi di Jawa Tengah.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan pernyataan bersama (joint statement) di Kantor Kadin Jawa Tengah, Jalan Papandayan, Semarang, Selasa, 9 Juni 2026.

Penandatanganan dilakukan oleh Rektor USM Dr. Supari, S.T., M.T., Ketua Umum Kadin Jawa Tengah Harry Nuryanto Soediro, dan Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana.

Turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut Ketua Panitia USM Prasasta Gala Awards 2026 Ir. Ferry Firmawan, S.T., M.T., Ph.D., IPU, Wakil Ketua Panitia Dr. Adi Ekopriyono, M.Si., Ketua Dewan Juri Prof. Dr. Sudharto P. Hadi, M.E.S., Ph.D., Sekretaris PWI Jawa Tengah Achmad Ris Ediyanto, serta Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Jawa Tengah Sunarto.

USM Prasasta Gala Awards 2026 dirancang sebagai panggung apresiasi yang memberikan penghormatan dan pengakuan kepada para pemikir, penggerak, inovator, serta influencer yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, dunia industri, dan pelestarian lingkungan di Jawa Tengah.

Baca Juga:  Pengurus Masjid Al Qodar Sendangmulyo Gelar Halalbihalal dan Resmikan Dua Kelas TK

Rektor USM, Dr. Supari, S.T., M.T., mengatakan perguruan tinggi saat ini tidak bisa lagi berjalan sendiri di dalam “menara gading”.

Menurutnya, pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi harus selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dinamika sosial masyarakat.

“Kehadiran kita hari ini adalah untuk menegaskan maksud tersebut, yakni mengikatkan diri dalam kolaborasi lintas sektor yang setara, sinergis, dan berdampak luas,” ujarnya.

“Melalui perhelatan USM Prasasta Gala Awards 2026 yang juga menjadi kado bermakna menyambut Dies Natalis ke-39 USM, kami ingin memastikan inovasi dan kontribusi nyata para tokoh maupun institusi di Jawa Tengah mendapatkan panggung apresiasi yang layak dan kredibel,” imbuhnya.

Supari menjelaskan sinergi antara kalangan akademisi, dunia usaha, pemerintah, dan media atau Academic, Business, Government, and Media (ABGM) memiliki kekuatan yang saling melengkapi.

Baca Juga:  Tim PkM USM Beri Pelatihan Hammer Test Bagi Siswa SMK N 3 Semarang

Kadin, kata dia, berperan memastikan penilaian pada sektor ekonomi dan industri berjalan kontekstual, sedangkan PWI menjadi penjaga objektivitas dan transparansi publik.

“Besar harapan saya, joint statement yang kita tanda tangani hari ini tidak berhenti di atas kertas bermaterai saja, melainkan menjadi komitmen jangka panjang sebagai katalisator kemajuan masyarakat Jawa Tengah,” katanya.

Ketua Umum Kadin Jawa Tengah Harry Nuryanto Soediro menyambut baik penyelenggaraan penghargaan tersebut.

Menurutnya, PGA 2026 akan menjadi ruang representatif untuk memberikan penghormatan kepada para tokoh pemikir, penggerak, dan influencer yang berkontribusi bagi kemajuan daerah.

“Bagi dunia usaha, sebuah penghargaan dapat menjadi pemacu untuk terus memberikan dampak strategis karena mampu membangun tingkat kepercayaan (trust) dan reputasi di mata konsumen, investor, maupun para pemangku kepentingan,” tutur Harry.

Harry juga mengaku bangga dapat bekerja sama dengan sejumlah tokoh yang terlibat dalam penyelenggaraan penghargaan tersebut.

Baca Juga:  Empat Tahun Berjalan, Tim Oren Semarang Tengah Efektif Tangani Sampah dan Rumput Liar

Ia menilai kolaborasi antara akademisi, dunia usaha, dan insan pers akan menciptakan ekosistem kemitraan yang kuat bagi peningkatan daya saing daerah.

“Kami meyakini kolaborasi ini dapat membangun ekosistem kemitraan strategis yang kuat dan memberikan multiplier effect yang besar, khususnya dalam meningkatkan daya saing Jawa Tengah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana menekankan pentingnya sinergi antara kampus, dunia usaha, dan media sebagai tiga pilar penting pembangunan.

“Media adalah mata publik. Kampus adalah dapur gagasan. Dunia usaha adalah mesin penggerak ekonomi. Ketika ketiganya bersinergi, maka lahir kepercayaan publik, inovasi, dan keberpihakan pada kepentingan bangsa,” kata Setiawan.

Menurutnya, Indonesia membutuhkan lebih banyak narasi yang mengangkat keteladanan, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Karena itu, USM Prasasta Gala Awards 2026 diharapkan menjadi ruang apresiasi yang mampu menginspirasi lahirnya lebih banyak karya dan gagasan untuk kemajuan Jawa Tengah.***(bgy)