Wakil Wali Kota Pekalongan: Digitalisasi Jadi Kebutuhan Prioritas UMKM di Era Ekonomi Modern

InShot_20260619_135313640
Bagikan:

PEKALONGAN, (Harianterkini.id) – Wakil Wali Kota Pekalongan Hj. Balqis Diab menegaskan pentingnya percepatan transformasi digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai kunci utama dalam meningkatkan daya saing di tengah perubahan ekonomi global yang semakin dinamis.

Pernyataan tersebut disampaikan usai membuka secara resmi Workshop UMKM Cerdas Digital yang menjadi bagian dari rangkaian Pekan Kreatif Nusantara (PKN) 2026, yang digelar di Panggung Utama Kawasan Wisata Budaya Jetayu, Kota Pekalongan, Jumat, 19 Juni 2026.

Kegiatan yang mengangkat tema “Penguatan Rantai Pasok UMKM” ini diikuti ratusan pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha, komunitas kreatif, serta pemangku kepentingan daerah yang berkomitmen memperkuat ekosistem usaha berbasis digital dan kolaboratif.

Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Pekalongan Nugroho Hepi Kuncoro, serta menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pemasaran serta Digitalisasi Usaha Mikro Kementerian UMKM RI Bonny Suganda, Kepala Bidang Rantai Pasok Usaha Menengah Kementerian UMKM RI Astri Harni Tresnasari, dan akademisi IWIMA Kota Pekalongan sekaligus Kepala Career Center dan fotografer profesional Victorianus Aries Siswantoro, M.Si.

Baca Juga:  Lanjutkan Program Pengembangan UMKM, PLN UIP JBT Salurkan Lagi Bantuan Pelatihan UMKM kepada Warga di Sekitar Proyek PLTA Cisokan

Apresiasi Pemerintah Pusat untuk Penguatan UMKM Pekalongan

Dalam keterangannya kepada wartawan Harianterkini.id, Wakil Wali Kota Pekalongan Hj. Balqis Diab menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kementerian UMKM RI atas terselenggaranya kegiatan tersebut di Kota Pekalongan.

Ia menilai kegiatan ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap penguatan kapasitas UMKM di daerah.

“Pada hari ini ada Workshop UMKM Cerdas Digital, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian UMKM yang telah memberikan kepercayaannya kepada Kota Pekalongan untuk menghadirkan pelatihan yang luar biasa bagi UMKM,” ujar Balqis.

Menurutnya, transformasi digital bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mendesak yang harus segera diadaptasi oleh seluruh pelaku usaha, khususnya UMKM.

Digitalisasi Jadi Kebutuhan Prioritas UMKM

Balqis menegaskan bahwa penguasaan teknologi digital menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Ia menyebutkan bahwa pelaku UMKM harus mampu mengikuti perkembangan zaman, terutama dalam pemanfaatan digital marketing dan teknologi informasi.

“Ini menjadi kebutuhan prioritas bagi UMKM untuk terus meningkatkan kompetensinya agar mereka bisa masuk ke digital marketing dan produknya semakin dikenal luas,” tegasnya.

Baca Juga:  Menko Perekonomian: Pemerintah Lanjutkan Program Bantuan Pangan hingga Juni 2024

Ia juga menekankan bahwa digitalisasi tidak hanya sebatas promosi produk, tetapi juga mencakup pengelolaan usaha secara menyeluruh agar lebih profesional dan berkelanjutan.

Harapan Pemkot: Workshop Jadi Momentum Perubahan Nyata

Wakil Wali Kota Pekalongan juga berharap agar pelaksanaan workshop tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi momentum peningkatan kapasitas pelaku UMKM.

Ia mengingatkan peserta agar memanfaatkan kesempatan untuk belajar langsung dari para narasumber yang kompeten di bidangnya.

“Harapan kami, peserta tidak hanya hadir secara seremonial, tetapi benar-benar memanfaatkan kesempatan emas ini dengan baik. Narasumber yang hadir sangat kompeten, sehingga ilmu yang didapat bisa diterapkan untuk menjadikan UMKM yang handal dan cerdas digital,” ungkapnya.

Apresiasi untuk Narasumber Nasional dan Akademisi

Balqis juga memberikan apresiasi terhadap kualitas narasumber yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, akademisi, dan praktisi menjadi kunci dalam memperkuat ekosistem UMKM yang berdaya saing.

“Kami sangat bangga karena dihadiri narasumber yang tidak kaleng-kaleng, yang memang ahli di bidangnya dan memberikan ilmu yang sangat bermanfaat bagi UMKM,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan pelaku usaha saat ini, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi digital.

Baca Juga:  Semarang dan India Pererat Hubungan, Fokus Investasi hingga Budaya

UMKM sebagai Penopang Ekonomi Daerah

Lebih lanjut, Balqis menekankan bahwa UMKM memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, terutama di tengah kondisi ekonomi global yang masih fluktuatif.

Ia berharap UMKM Kota Pekalongan dapat terus tumbuh menjadi sektor yang tangguh dan mampu menjadi penopang utama ekonomi daerah.

“Di tengah kondisi ekonomi yang masih fluktuatif, kami berharap UMKM tetap menjadi sektor yang kuat, mampu menopang ekonomi Kota Pekalongan, serta menjaga roda ekonomi tetap berputar dan stabil,” katanya.

Konteks Kegiatan dan Dukungan Ekosistem UMKM

Workshop UMKM Cerdas Digital ini merupakan bagian dari rangkaian Pekan Kreatif Nusantara 2026 yang berlangsung pada 18–21 Juni 2026.

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan pelatihan, tetapi juga pameran produk unggulan UMKM, promosi ekonomi kreatif, business matching, hingga berbagai agenda penguatan ekosistem usaha berbasis digital.

Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kota Pekalongan bersama Kementerian UMKM RI berharap UMKM lokal dapat semakin adaptif, inovatif, dan mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga global.***